vertasyah
Xor, seorang gadis muda dengan rambut merah yang langka, hidup dalam penderitaan. Ia menjadi sasaran ejekan dan kebencian penduduk desa yang menganggap rambutnya sebagai kutukan. Satu-satunya orang yang menyayanginya adalah ibunya. Namun, ketenangan desa itu dihancurkan ketika pasukan brutal bernama Wahrheit datang menyerang. Pasukan ini tidak hanya menaklukkan, tetapi juga melakukan kekejaman yang tak terbayangkan.
Dalam sebuah serangan kejam, Xor harus menyaksikan ibunya, yang mencoba melindunginya, terbunuh secara tragis. Terluka dan putus asa, Xor melarikan diri, namun ia ditangkap dan dijadikan budak. Di tengah penderitaan dan keputusasaannya, jiwanya yang hancur berteriak minta kekuatan. Jeritan itu didengar oleh sebuah entitas misterius yang terperangkap di dalam dirinya. Entitas itu menawarkan kekuatan tak terbatas, mengubah Xor menjadi wadah bagi kekuatan yang mengerikan. Saat Xor menerima takdirnya, ia tidak lagi menjadi korban, melainkan menjadi pembalasan itu sendiri. Kekuatan pertamanya lahir dari keputusasaan dan duka, menjadikannya senjata hidup yang siap menghancurkan orang-orang yang telah menghancurkan hidupnya.