Prolog

281 24 18
                                        

Sahabat gue adalah kumpulan orang gila yang pura-pura waras.
~


Maaf ya kalau banyak typo or tanda baca yang kurang tepat.

Happy reading:)😊

°

°

°
_____________________________

Hari ini, tepat pada hari Senin murid yang bernama Caramelya Alexandra, Tania Saraswati Alfahrezy dan Nadia Athaya Alviano telah resmi menjadi siswi di SMA Merdeka.

Mereka baru menginjakan kaki nya sebagai kelas X.
Setelah kegiatan upacara selesai, kini mereka sedang berada di dalam kelas barunya, yaitu kelas X MIPA3.
Ya, mereka sangat beruntung karena sekelas.

"Eh, pada laper gak? ngantin kuy," Ajak Ara kepada Tania dan Nadia. Caramel memang kerap di sapa 'Ara'.

"Ayok, gue juga laper nih," sahut Tania dengan semangat 45.

"Yeuh, giliran makan aja lo nomor satu," celetuk Nadia.

"Dih, bodo amat terserah gue, perut-perut gue, kenapa situ yang nyolot!" balas Tania sedikit nyolot.

"Gue enggak nyolot, ada juga lo tuh yang nyolot!" Kata Nadia sambil memutar bola matanya malas.

"Bac---"

"Gak usah pada berantem bisa gak sih?!!" Ucap Ara menyela ucapan Tania dengan muka datar nya.

"Abis nya si Nadia nya nyolot," ucap Tania membela diri.

"Ada juga lo tuh yang nyolot," kata Nadia.

"Lo tuh."

"Lo."

"Lo."

"L--"

"STOP. TANIA, NADIA, BISA GAK SIH GAK USAH BERANTEM GINI?!!" Kata Ara dengan sedikit berteriak. Untung kelas sepi, hanya ada beberapa murid saja.

"Eh, iya Ra, maaf-maaf," ujar Tania sambil cengengesan.

"Udah, sekarang kalian maafan, ayok cepetan," Suruh Ara

"Iya-iya, Tan gue minta maaf," Ucap Nadia pada Tania sambil mengulurkan tangannya.

Tania membalas uluran tangan Nadia "Iya, gue maafin," Balas nya

"Nah, gitu dong, kan enak kalo akur begini," ujar Ara.

"Yaudahlah, ayok ke kantin," Ajak Nadia yang di angguki oleh keduanya.

Setelah sesi perdebatan antara Nadia dan Tania tadi,
Kini mereka bertiga sedang berjalan di koridor menuju kantin.

Sesampainya di kantin, mereka langsung duduk di bangku yang kosong.

"Lo mau jajan apa Ra, Nad?, biar gue aja yang mesen," Tanya Tania kepada Ara dan Nadia.

"Beneran nih Lo yang mesen?" Tanya Ara sedikit ragu.

"Iya, emang kenapa?"

"Nggak papa si hehe," ucap Ara sambil menyengir

"Yeuh, gak jelas lo Ra, yaudah cepetan pada mau mesen apaan, sama minum nya juga sekalian!" Kata Tania

"Gue pengen bakso aja deh, minumannya es teh aja," kata Ara.

"Kalo gue pengen Nasi goreng, minuman nya es jeruk."

"Okee, kalo gitu gue mau mesen makanan sama minuman kalian dulu," ucap Tania yang di angguki oleh Ara dan Nadia. Lalu ia langsung melengos pergi untuk memesan makanan mereka bertiga.

ABOUT ARATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang