Kisah para pendaki yang mengalami gangguan gaib ketika mendaki gunung. Peristiwa ini terjadi ketika para pendaki melanggar aturan-aturan gunung, seperti berbicara kotor,membuang sampah sembarang, bermaksiat, mendaki ketika sedang haid, dan masih ban...
Selepas melaksanakan ujian nasional, Omen,Sinyo,Juned,Wing,dan Ical mulai mempersiapkan kebutuhan untuk mendaki ke gunung Arjuno,via Tretes. Perjalanan dari Sidoarjo menuju ke basecamp Tretes,pada hari Jum'at pukul delapan malam. Dan Mereka sampai di basecamp jam sembilan malam. Sesampainya di basecamp ternyata basecamp sepi. Mereka pun menunggu sambil istirahat sebentar disitu. Sampai jam sepuluh,basecamp masih juga sepi,kurang diketahui kenapa basecamp pada saat itu sepi. Akhirnya mereka sepakat untuk melakukan pendakian tanpa registrasi,atau pendakian ilegal. Ada beberapa orang yang bilang,kalo pantangan di gunung Arjuno itu,kita tidak boleh mendaki dengan jumlah yang ganjil. Tapi,mereka tetep lanjut dengan bermodalkan bismillah dan berfikir positif. Setelah itu,pendakian pun dimulai.
Mereka pun berunding untuk menentukan formasi pendakian,dan disepakati kalo sinyo sebagai leader dan Juned sebagai sweeper. Sebenarnya dari mereka ber lima ini belum pernah ada yg mendaki ke gunung itu,dari basecamp menuju ke pos perizinan mereka memakan waktu sekitar setengah jam dengan trek yang masih aspal dan menanjak. Pendakian masih normal,mereka masih mendaki seperti biasanya dan bercanda alakadarnya untuk mengurangi kesunyian. Mereka jalan terus,dan pada akhirnya mereka pun sampai di pos kop- kopan pada jam satu dini hari.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Kurang lebih dua jam setengah dari pos sebelumnya. Mereka pun langsung mendirikan tenda dan beristirahat,agar perjalanan menuju ke lembah kidang besok tidak kemalaman.
Ketika mereka tidur ical membangunkan mereka dan pamit,karena hari Sabtu sore dia ada tes SBMPTN. Dan pada akhirnya mereka tinggal ber empat, setelah memasak dan sarapan sekitar jam sepuluh pagi mereka pun melanjutkan perjalanan ke lembah kidang di iringi hujan yang lumayan deras. Tetapi hujan tersebut tidak mereka pedulikan dan tetap melanjutkan perjalanan. Trek disitu menanjak dan berbatu,dan pada akhirnya mereka sampai di pos pondokan sekitar jam tiga sore,lalu merekapun istirahat disitu sekitar satu jam.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Jam empat sore mereka melanjutkan ke lembah kidang yang jaraknya lumayan dekat,mereka sampai di Lembah kidang kira kira jam setengah enam sore. Keadaan di lembah kidang Waktu itu tidak terlalu ramai, hanya ada tiga tenda. Saat itu hujan masih belum reda dan cuaca sangat dingin. Merekapun langsung mendirikan tenda,dan disinilah keanehan mulai nampak.