Langit sedikit demi sedikit merubah warna nya menjadi semakin cerah. Suara kicauan burung pun mulai terdengar saling bersahutan. Suasana pagi hari yang sejuk dan matahari yang mulai memancarkan sinarnya menembus kaca jendela kamar, membuatku menggeliat diatas kasur sambil merapatkan selimut diatas badanku.
Dan hampir saja aku kembali menjelajahi mimpiku yang sempat tertunda, tak lama kemudian alarm yang terpasang pada ponsel ku berbunyi nyaring tepat ditelinga. Membuatku tersentak dan mau tak mau bangkit sembari menutup telinga ku menahan sakit.
Begitupun dengan kakak perempuan ku yang berada disamping yang memang tidur 1 ranjang denganku.
"Akhh berisik banget sih! Bukannya langsung matiin!!" Gerutu kakak ku sambil mematikan alarm yang ada pada ponsel ku.
Diriku yang hanya setengah sadar masih bisa mendengar omelan dari kakak ku itu. Melihat kakak ku yang sudah beranjak menuju kamar mandi, aku memutuskan untuk duduk sejenak diatas kasur untuk mengumpulkan kesadaranku melawan kantuk. Seperti itulah kebiasaan ku setiap bangun pagi.
Karna kamar mandi dirumahku hanya ada 1 ruang, kami kadang berebut kamar mandi. Ya, itu merupakan hal yang sudah biasa dilakukan. Dan kakak ku tidak akan mengizinkanku masuk kamar mandi duluan, karena dia bilang aku sangat lama jika berada dikamar mandi yang membuatnya tidak sabar menunggu.
Setelah kakak ku selesai, disambung dengan aku yang membersihkan diri. Dan kemudian dilanjutkan kami yang sarapan bersama.
Namaku Keyra Natasya, biasa dipanggil Key namun ada juga yang memanggil ku dengan sebutan Tasya, ya hanya sedikit. Dan kakak perempuanku Natya Kania, aku biasa memanggilnya kak Tia.
Aku saat ini kelas 3 SMP yang tentunya mulai disibukkan dengan berbagai macam ujian. Dan kakak ku saat ini merupakan kelas 1 SMA NEGERI 2, salah satu sekolah favorit di daerahku ini. Yap, aku dan kakak ku hanya berbeda 1 tahun.
Aku juga mempunyai impian untuk bersekolah di sekolah kakak ku berada setelah lulus SMP nanti. Yah.. hanya suatu mimpi sederhana seorang murid kelas akhir di SMP.
Ah.., seharusnya aku tidak bicara soal mimpi. Karna mimpi hanyalah mimpi, yang tidak akan menjadi kenyataan. Sebuah ilusi yang dibuat oleh sipemilik raga untuk sekedar mewarnai kehidupannya yang hampa. Sebuah angan-angan yang selalu dibumbui harapan terwujudnya mimpi agar menjadi kenyataan.
Namun mimpi tetaplah mimpi, yang sebenarnya kita tahu tidak akan menjadi kenyataan tetapi selalu ada kata berharap didalamnya. Dan aku tidak percaya mimpi.
Ini cerita pertama yg aku buat sekaligus debut di wattpad hehe.. Jd mohon maklum kalo ceritanya absurd🙏
YOU ARE READING
Semesta Ingin Aku Bagaimana (?)
Teen FictionKeyra Natasya, merupakan gadis remaja biasa yang mempunyai kehidupan sangat sulit. Menyerah, bangkit, menyerah lagi, bangkit lagi, siklus proses hidupnya begitu menyedihkan. Mempunyai banyak teman, namun tidak ada satu pun yang mengerti dirinya. Hin...
