prolog

6 2 0
                                        

Seorang gadis dengan rambut yang di kuncir Kuda berjalan menuju kelas barunya dengan bantuan tongkat di tangannya, dia tak sendiri melainkan  bersama seorang Pria paruh baya yang di yakini ialah wali kelas barunya.

"oke sudah sampai, mari masuk"ucap pak andi selaku wali kelas XI ipa 2.

"iya pak"ucap gadis itu dengan senyum ramah.

Pak andi memgangguk lalu menuntun gadis itu untuk memasuki kelas.

Kelas yang tadinya berisik mendadak hening akibat kedatangan pak andi dengan seorang gadis cantik.

"pagi anak anak"sapa pak andi.

"pagi pak"balas murid kelas xi ipa 2 kompak.

Pak andi tersenyum lalu menatap gadis itu"baik anak anak,kalian kedatangan murid baru, ayo ifa perkenalkan dirimu"ujar pak andi.

Ifa menghela nafas dalam dalam, mencoba mengurangi rasa gugupnya, walau dia tak bisa melihat sekitar tapi dia tau kini dirinya tengah di perhatiin oleh seluruh siswa.

Merasa cukup,ifa tersenyum manis,senyum yang dapat membuat semua murit terperangah"hai teman teman, perkenalkan nama saya adifa clara purnama, kalian bisa panggil aku ifa aku pindahan dari SMA PELANGI sebelah, semoga kita bisa berteman"ucap ifa dengan senyumb yang tak pernah lepas dari wajah ayunya.

Semua orang menatap ifa dengan macam macam tatapan, ada tatapan kagum, iri dan tidak suka.

"ifa sekarang kamu bisa duduk di bangku yang kosong"ucap pak andi.

"eh iya pak, tapi saya gak tau dimana"ucap ifa sedih.

Pak andi menepuk keningnya lalu terkekeh"saya lupa, mari saya antar"ujar pak andi.

Ucapan pak andi mengundang kebingungan sekitar, memgapa guru yang terkenal galak mendadak menjadi guru yang baik dan pengertian pada ifa yang jelas jelas murit baru.

Seolah mengerti seluruh siswa XI ipa 2 berbisik bisik membicarakannya, menghinanya dan bahkan dengan terang terangan mereka mengejeknya. Tetapi apa yang ifa lakukan, hanya senyum manis.

'manja banget'
'eh buta toh'
'cantik cantik buta lagi'
'dasar nyusahin ajasi jadi murit'
'gaes di kelas kita ada hama dong'
'dasar buta'
'Huu buta, bisanya nyusahin aja lo'

Seperti itulan ucapan seluruh murid xi ipa 2 yang hanya di balas ifa dengan senyum, tapi tidak dengan matanya, mata gadis itu sudah seperti kaca yang kapan saja siap akan pecah menjadi gumpalan kristal bening.

Pak andi menatap ifa sendu,lalu menatap seluruh murit xi ipa 2 dengan garang.

"KALIAN SEMUA BISA DIAM?"

"IFA MEMANG BUTA TAPI DIA PUNYA PERASAAN, KALIAN OMONG KAYA GITU DAPAT MEMBUAT HATINYA SAKIT, COBA DEH KALIAN ADA DI POSISI IFA APA YANG KALIAN RASAKAN? SUDAH SAYA MINTA KALIAN TIDAK MENGEJEK IFA LAGI"ucap pak andi tegas lalu pergi meninggalkan kelas yang mendadak hening.

Ifa tersenyum bahagia, setidaknya ia ada yang membela di saat ia di ejek ia merasa bersyukur.

Seluruh murit XI ipa 2 menatap ifa marah, menurut mereka ifalah penyebab satu kelas dapat marah sedangkan ifa, gadis itu yang selalu di bela pak andi yang di lindungi pak andi, apasih bagusnya ifa fikir mereka.

"Pagi anak anak"sapa bu ila guru fisika.

"pagi buk"balas Merek serempak.

"oke, buka halaman 19 kita akan membahas ulang pelajaran sebelumnya"ucapan bu ila berhasil mengundang mata seluruh murit xI ipa 2 untuk melihat ke arah ifa, apakah ifa bisa mencari halaman 19 dengan mata yang tak bisa melihat???

Ifa tersenyum, dengan santai gadis cantik itu membuka halaman perhalaman hingga sampailah pada halaman 19,mengapa ifa bisa mencarinya?? Ya karna ifa adalah murit yang hari harinya selalu di temani dengan buku, bahkan sedari kecil dirinya sudah belajar pelajaran dari mulai pelajaran smp sampai sma jadi dia cukup hafal halaman.

"oke,ibu akan jelaskan kembali jadi..."

                               ❤❤❤

Kring.kring.kring..

Bel bunyi tanda istirahat sudah menggelegar di SMA PURNAMA,seluruh siswa siswi mulai berbondong bondong menuju kantin untuk mengisi perut mereka.

Ifa membereskan buku bukunya lalu mengambil tongkat dan bergegas ke kantin.

Di tengah perjalanan ifa menghentikan langkahnya di saat pundaknya merasakan tepukan.

"kyaa,ini ifa kan"tanya seorang gadis dengan kaca mata tebal dan rambut di kepang dua sambil membolak balik tubuh ifa. Panggil saja dia naura.

"iya itu ifa"balas seorang gadis sambil menatap ifa malas. Dia ketty.

"ngapain lo di sini fa?"tanya seorang gadis yang sedari tadi diam, gadis itu memandang ifa dengan tatapan mengejek. Dia karin.

Naura menatap kedua sahabatnya marah"kalian kok gak seneng ada ifa padahal  ifakan sahabat kita dari sd"ucap naura kesal.

Karin dan ketty saling menatap lalu memganggukkan kepalanya malas"iyaya sahabat, hay ifa"sapa ketty malas.

Ifa tersenyum manis, ia sangat kenal dengan suara ketiganya, mereka adalah sahabatnya,sahabat ketika mereka masih menduduki bangku sd sampai smp lalu mereka terpisah akibat ifa yang bersekolah di SMA pelangi dan ketiga sahabatnya yang beraekolah di SMA purnama.

"hai naura, ketty, karin.. Kalian apa kabar? "tanya ifa dengan senyum manisnya.

"lebih baik, tapi enggak sekarang"jawab karin ketus.

"loh? Kenapa rin?? "tanya ifa.

Karin memutar bola matanya malas"dahlah ga penting, kuy gaes ke kantin laper nih perut gue"ajak karina yang di beri respon ketiganya anggukan.

"ayo fa gue bantu"timpal naura lalu menuntun ifa berjalan ke arah kantin.
.
.
.
.
.
.
Hallo 👋

Gimana prolognya?? Suka gak?? Maaf kalau ada typonya dan maaf juga kalau sedikit gaje 🙏

Semoga suka ya sama ceritanya, jangan lupa juga buat vote dan komen 🙂

Baybay sampai jumpa di part 1..

Buta?? ||on goingCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang