Hallo semuanya...
Terima kasih buat yang udah baca cerita ini, jangan lupa Vote dan Comment buat dukung Author biar semangat bikin ceritanya.
~happy reading~
Di ruangan kelas 12-IPA terdengar sangat ricuh.
Karena guru mereka tidak hadir, otomatis seluruh siswa kelas itu langsung bersorak sorai. Kaya merdeka dari penjajah.
"Woi! Dikarenakan guru hari ini gak masuk, otomatis kalian harus nurutin perintah gue! Apapun yang gue bilang, kalian harus patuh, gak patuh? Gue keluarin lo dari sekolah!"
"Mentang-mentang anak kepala sekolah jadi gitu?"
"Lama-lama lo gue jorokin selokan dah!"
"Nistaable banget sih tuh anak,"
Itulah umpatan para murid yang lain pada gadis itu, namun karena gadis itu berkuasa di sana jadi tak ada yang mau menantang gadis itu karena tak mau terlibat masalah.
Mengapa tidak? Gadis itu bernama Gladys Amara Dysfusi. Panggil saja Gladys, anak dari kepala sekolah SMA Nusa Bangsa.
"Risih amat lo jadi orang," Ucap seorang murid baru yang tengah berdiri di ambang pintu.
"Emangnya siapa lo? Berani ngatain gue risih." Ucap Gladys tak terima. Baru kali ini ada orang yang menentang nya di kelas. Ya, selain pada Elvano, yang memiliki nama panjang Elvano Felton Dirgantara, dia tak takut pada siapa pun. Karena Elvano adalah anak dari pemilik sekolah, sedangkan ayahnya hanya menjabat sebagai kepala sekolah, selain itu Gladys selalu mendambakan Elvano sejak masih SMP, namun dia selalu di tolak mentah mentah, bahkan Elvano sampe menyuruh teman nya untuk menjahili Amara hingga dia jera, tapi sampai saat ini cintanya masih tetap ada.
"Gue? Kenalin gue Bianca. Murid baru di kelas ini! " Ucap nya sambil mengulurkan tangan, namun tak dibalas oleh Gladys. Sampah kaya dia? Incess takut ketularan covid.
"Oke, gue terima perkenalan lo! Tapi, kalo lo mau masuk ke sekolah ini, lo harus terima satu tantangan dari gue!" Ucap Gladys, yang sedari tadi sudah merencanakan sesuatu.
"Emang nya siapa lo sampe gue harus nurutin kemauan lo?" Ucap Bianca menaikan sebelah alisnya.
"Gue adalah anak dari kepala sekolah disini, ya gue berhak lah ngasih lo tantangan, apalagi kelas yang lo mau masukin adalah kelas gue!" Ucap Gladys, yang duduk di kursi dengan tumpang kaki.
"Lo cuma anak! Bukan kepala sekolah nya! Lagian tadi gue udah ketemu sama kepala sekolah nya! Dia bolehin gue ke kelas ini! " Ucap Bianca yang mulai kesal meladeni orang kaya dia.
"Itu sih terserah lo mau duduk di kursi apa berdiri terus disana," Ucap Gladys.
"Yaudah gue terima tantangan lo!" Ucap Bianca.
***
"ELVANO GUE SUKA SAMA LO!" Teriak seorang gadis di lapangan sekolah, teriknya sinar matahari yang menyentuh kulit putih itu seakan menjadi sorotan lampu yang membuat semua orang hanya terpokus padanya.
"Numpang tenar ya bund?"
"Cabe dari mana si?"
"Bahks, dikira kebon kali ya teriak-teriakan gitu,"
YOU ARE READING
RAJAWALI (ON GOING)
Teen FictionSeorang pemuda yang bernama Elvano Felton Dirgantara, sangat di kagumi para kaum hawa. Termasuk tiga orang teman nya. "ELVANO GUE SUKA SAMA LO!!!" Ucap seorang gadis di lapangan sekolah, hingga memanggil semua orang untuk berkerumun di sana. "Num...
