Alanda Ziva Aulia terlihat kuat, cuek, dan baik-baik saja setelah kehilangan kedua orang tuanya. Ia tinggal bersama keluarga pamannya dan mencoba menjalani hidup seperti remaja biasa.
Di sekolah, ia terjebak di antara dua perasaan, Galih yang datang...
18.30 Alanda baru saja tiba di kediaman Mario Saputra abang dari almh Ibunya, dan mulai hari ini Alanda resmi diangkat menjadi anak Mario dan istrinya Amira.
*****
"Assalamualaikum?? Maa?". Panggil Mario ketika memasuki rumah mewah bernuansa putih miliknya.
"Waalaikumsalam pah, eh sudah sampai, Alanda gimana kabarnya?" Sahut Amira berjalan dari dapur menuju ruang keluarga.
"Alhamdulillah Landa baik kok tan, tante gimana?" Jawab Alanda setelah menyalimi tangan Amira.
"Alhamdulillah.. Seperti yg kamu lihat tante juga baik"
"Oh iya mah, Dion mana? Masih belum pulang juga?" Tanya Mario sambil melonggarkan dasi serta melepas kancing di masing masing pergelangan tangannya.
"Udah kok pa, Dion udah pulang, kata bik Inah dia lagi tidur dikamarnya".
"Ohh, kalo gitu antarkan Alanda ke kamarnya mah kasihan dia pasti kecapean"
"Ayo Alanda tante antar ke kamar kamu".
"Eh iya tante, Om Alanda ke kamar dulu ya" ucap Alanda sopan.
"Iya Lan, kamu istirahat aja dulu"
*****
"Alanda, mulai sekarang ini jadi kamar kamu ya. Untuk perlengkapan mandi udah tante siapkan ada di kamar mandi semuanya" Ucap Amira sambil membuka pintu kamar baru Alanda berwarna putih.
"Wahh bagus banget tante, Alanda suka. Makasih banyak ya tan" Kata Alanda sembari melihat lihat isi kamar nya yg bernuansa soft pink dan putih.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Kurang lebih begitu kamarnya yaa hehe)
"Seneng tante kalo kamu suka, semoga nyaman ya sama kamar baru nya, disebelah kamar kamu itu kamar bang Dion, O iya kamu berberes aja dulu kalo udah nanti kebawah ya kita makan malam bersama".
Setelah Amira keluar kamar Alanda, Alanda pun menyusun baju baju dari koper ke lemari dilanjutkan mandi lalu sholat magrib.
*****
Di meja makan
"Loh, kok tumben papa sama mama udah pulang jam segini?" Tanya Dion anak sematawayang Mario dan Amira ketika menuruni tangga.
"Dion, sini dulu nak papa mau ngasih tau sesuatu sama kamu" Ucap Mario dengan senyum yg dirindukan Dion, walau tinggal serumah Dion dan kedua orang tua nya jarang sekali berbicara dikarenakan kedua orang tuanya selalu sibuk bekerja, Papa nya berprofesi sebagai CEO perusahaan ternama miliknya sendiri dan Mama nya berprofesi sebagai Dokter disalah satu Rumah Sakit yg ada di Jakarta sekaligus memiliki Klinik Praktek sendiri.