Dengarlah apa yang ingin kamu dengar.
Rasakanlah apa yang ingin kamu rasakan.
Mencintailah siapa pun yang ingin kamu cintai.
Tetapi...
Bila ada sesuatu hal yang tidak kamu inginkan, terjadi di kemudian hari.
Kuharap, kamu tidak menyesalinya.
***
Semilir angin lembut membawa dedaunan dan kelopak bunga merah muda, menyisiri sepanjang jalan. Terbang lalu turun, memenuhi jalan aspal yang tak terlalu ramai orang.
Pria itu memejamkan matanya saat merasakan hembusan angin lembut melewatinya. Berapa kali pun ia membuka dan menutup matanya, sudut pandangannya selalu dipenuhi berwarna merah muda.
Bunga sakura. Itulah yang ia lihat.
Seluruh perasaannya bercampur aduk. Dunianya serasa diluluh lantakkan oleh satu kata yang memanggilnya, datang dari bibir mungil milik wanita di belakangnya.
"Aryan..."
***
YOU ARE READING
MUTIARA
Teen FictionAryan, seorang siswa kelas satu SMA yang pemalu, tidak sengaja bertemu dengan Mutiara di belakang sekolah, ia adalah siswi kelas tiga sekaligus menjabat sebagai ketua OSIS di sekolahnya. Usai menolong Mutiara yang akan terjatuh dari pohon, Aryan tel...
