Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

1. Kampus Hijau

45 4 0
                                        

Cerita ini hanyalah fiksi.
Mohon maaf Apabila ada kesamaan nama tokoh dan tempat.

Jangan lupa vote and comment.
Semoga kalian suka dengan cerita ini.

***

Matahari saja belum memancarkan sinarnya, namun gadis yang memakai ikatan pita merah putih di lengan kanannya, lengkap dengan peralatan lainnya sudah berdiri dan berbaris disebuah lapangan. Terdengar keramaian dari orang-orang disekelilingnya, yaa hari ini adalah pelaksanaan perdana sebuah kegiatan yang bertajuk “Pengenalan Lingkungan Kampus.”

Gadis yang baru saja tiba di tempat yang belum pernah ia datangi sebelumnya, tempat yang ia harap mampu menjadi awal dari pencapaian segala mimpi-mimpinya. Yaa, Ayunya Anindhita Maharani gadis yang memiliki sejuta mimpi ini, orang terdekatnya kerap memanggilnya Aya. Pengecualian dengan sahabat-sahabatnya di SMAnya dahulu yang memanggil namanya dengan embel-embel ayam.

Bukan karena dia begitu mencintai binatang bertelur ini, bukan juga karena friedchicken yang menggugah selera, namun ini memang namanya, Kenapa begitu? coba perhatikan baik-baik nama lengkap Aya, jika disingkat akan menjadi AYAM. Oke lupakan masalah ayam.

Karena keinginan Aya untuk mencari pengalaman yang baru, serta melihat perbedaan suasana pendidikan antara tempat tinggalnya dengan daerah yang sekarang dia pijaki.

Aya memilih merantau ke pulau Jawa demi melanjutkan pendidikannya dan keinginanya itu. Aya melakukan hal tersebut karena mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA selalu bersekolah di dekat rumahnya, yaa anggap saja dia produk lokal.

Awalnya orangtuanya tidak mengizinkan aya untuk kuliah di luar pulau, tapi berkat bujuk rayu Aya orangtuanya mengizinkan. Banyak yang diharapkan Aya di bangku perkuliahan, fokus kuliah yang benar, gak usah ikut apa apa, pokoknya kuliah tepat waktu, gak boleh molor, buat bangga orangtua yang sudah susah payah bekerja agar aya bisa kuliah.

“Ini kapan dimulai sih acaranya, capek gue udah berdiri dari setengah jam yang lalu,” kesal Aya, sembari melihat sekelilingnya.

Ada berberapa orang berlarian yang sudah dia yakini bawah orang tersebut camaba sama seperti dirinya dilihat dari pakaiannya. Dan ada juga berberapa orang yang menggunakan almamater berwarna hijau tua milik kampus di timur pulau Jawa ini, yang sudah pasti mereka adalah para panitia kegiatan tersebut.

“Waktunya libur malah masuk kampus, padahal rebahan santuy dirumah lebih enak daripada jadi panitia yang kebiasaanya marah marah gajelas.” batin Aya

Terlalu asik melihat sekelilingnya, Aya tidak menyadari bahwa ada orang yang berdiri di belakangnya.

“Hai,” sapa seorang gadis yang memiliki rambut legam sebahu, bulu mata yang lentik dan pipinya yang sedikit chubby menyapa aya dengan senyum merekah di bibirnya.

“Oh iya hai,’’ balas Aya sedikit terkejut, terkejut karena kaget dan juga terkejut karena gadis tersebut adalah orang pertama yang menyapanya. Manis, batin aya.

“Kenalin nama aku Adzra Aliesha Maudya, jurusan manajemen pendidikan, kamu?” tanyanya sembari menyodorkan tangannya dengan tetap tersenyum dan jangan lupakan lesung pipi yang semakin menambah kesan manis dari dari gadis tersebut.

Aya pun membalasnya dan tersenyum,
“Wah sama dong, gue juga dari jurusan manajemen pendidikan. Gue ayunya anindhita maharani, panggil aja Aya hmmm.”

“Rara, panggil aja aku Rara,” sahut Rara yang mengerti kebingungan aya. Aya pun mengangguk tersenyum.

Percakapan keduanya terhenti karena suara keras dari depan panggung yang mengintrupsi agar para camaba berbaris rapi karena acara akan segera dimulai.

Cakrawala Stories to obsess over. Discover now