TOD?

136 9 1
                                        

Sekolah Bighit
Salah satu sekolah private yang sangat besar. Hanya orang yang sangat pintar bisa masuk ke sekolah ini. Tidak banyak murid disetiap kelasnya. Satu kelas hanya terdiri dari 10 murid.

Park Jimin. Seseorang yang sangat manis dan ceria, dia adalah bunga kelas.  Kepribadiannya sangat ramah, membuat semua orang sangat menyukai jimin.

BRUK

Tak sengaja Jimin menabrak seorang gadis hingga terjatuh.

"Maafkan aku sujeong ah, aku tidak melihat' Jimin segera mengulurkan tangannya untuk membantu gadis yang diketahui bernama Sujeong itu sambil tersenyum manis.

"KYAAAA, MANIS SEKALI" ucap Sujeong dalam hati. Ia harus menahan gemasnya tiap kali melihat Jimin

"Tidak apa Jimin ah, aku tau kamu tidak sengaja" Sujeong membalas uluran tangan Jimin dan berdiri sambil tersenyum juga.

"Masuk kelas bareng yuk" ajak Jimin. Mereka berdua pun berjalan kekelas bersama.

.

Jeon Jungkook adalah pria tampan yang sangat dingin. Ia tak pernah tersenyum kepada gadis gadis yang memujanya. Bahkan, ia hanya mendecih ketika melihat loker nya penuh dengan surat dan coklat.

"menjijikan" ucapnya pelan sambil berjalan ke tempat sampah. ingin membuang semua surat dan coklat itu. Tetapi

"berikan padaku, aku mau makan coklatnya" Suara yang sangat merdu itu menyapa pendengarannya. Park Jimin

"hmm" Jungkook berbalik
"mengapa? jika kau ingin coklat aku bisa membelikannya satu rumah untukmu, park" jungkook menampilkan senyum miringnya
"kau tau? ini hanyalah coklat yang murah, bukannya itu tak pantas untukmu?"

"kata siapa coklat itu tidak pantas untukku, kau sangat sok tau tentangku, jeon" Jimin langsung merebut coklat tersebut dan memakannya. "hm enak sekali" Jimin menatap Jungkook yang tampak geram.

"kau sama saja dengan mereka, menjijikan. cih" Jungkook langsung pergi meninggalkan Jimin yang terpaku mendengar umpatan Jungkook.

"aneh sekali orang itu padahal ini beneran enakkk, dasar tidak tahu terima kasih" gumamnya pelan sambil memakan habis coklatnya.

Jimin memang tidak begitu menyukai sikap Jungkook. Menurutnya Jungkook terlalu kasar. Ia bahkan pernah melihat Jungkook menolak seorang gadis,  dengan kata kata yang sangat menyakitkan

"kau tak pantas untukku, jadi menjauhlah dari hidupku atau aku akan menghancurkan hidupmu." Jungkook langsung pergi meninggalkan gadis itu. Gadis itu langsung menangis mendengar perkataan Jungkook padanya.

Jimin mendengar semuanya. Ia yang kebetulan berada ditangga ingin melepas penat diatap sekolah. Terdiam sambil melihat kejadian didepannya.

Dan ia bersumpah ia tidak akan mau menambahkan nama Jungkook didalam kehidupannya.

Kebesokan harinya

Jimin baru saja datang ke kelas, tapi ia bingung. Mengapa semuanya berkumpul

"JIMIN AYO IKUT MAIN TOD" Kim Taehyung, ketua kelas di kelas Jimin tiba tiba berteriak.

"IYA JIM, AYO IKUTT" Jhope, sahabat Jimin pun ikut berteriak membuat semuanya ikut menyorak agar Jimin ikut bermain truth or dare.

Sebenarnya Jimin malas sekali ikut bermain apalagi setelah tadi ia bertatapan dengan mata tajam Jeon Jungkook. Tapi apa boleh buat, ia tidak mau dikatain cupu oleh teman temannya.

"Baiklah, aku ikut"

Game Time

Satu botol ditaruh di tengah tengah dan akan diputar. Mereka bertujuh duduk melingkari botol tersebut (Jimin, Jungkook, Taehyung, Jhope, Sujeong, Yein, Kei)

"Hoseok ah, kenapa kita malah bermain? tidak ada kelas?" Jimin bertanya pada Jhope yang duduk disebelahnya

"Tidak ada jim, semua guru rapat sampai jam 12 nanti" ucapnya "Makanya kita lebih baik bermain dulu sambil menunggu istirahat"

"Hmm baiklah" Jimin pun menatal botol itu. Ia sempat berpikir jika ia yang tertunjuk ia harus memilih apa? ia belum pernah memainkan game ini sebelumnya.

"MARI KITA MULAI" Taehyung memang yang paling semangat
Ia pun memutar botol tersebut.

srett srettt..

Botol tersebut terus berputar, semua murid disana menatap cemas. Hingga..

"YASS KENA KAU JUNGKOOK" Taehyung senang karna sahabatnya lah yang kena.

"jadi, truth or dare?" taehyung bertanya antusias

"Dare" Jungkook menjawab tak acuh

"Jadi babuku satu minggu" Taehyung berkata cepat dengan semangat.

Baru saja Jungkook ingin protes tapi Jimin tiba tiba saja berbicara

"Hey hey, tidak bisa begitu. Bagaimana kalau kita putar lagi botolnya dan jika botolnya berhenti pada orang itu. Orang itu yang berhak memberikan pertanyaan"

"woahh boleh juga" Sujeong setuju dengan usul Jimin

"Benar, aku juga setuju. jadinya lebih adil ya kan kookie?" Kei mengedipkan matanya pada Jungkook.

Jungkook hanya memutar matanya malas menatap yeoja itu.

"benar itu lebih adil, jadi Kim Taehyung kubur keinginanmu itu dalam dalam" ucap Jungkook pada Taehyung yang langsung menelan ludahnya gugup. Taehyung memang sedikit takut pada Jungkook tapi entah kenapa ia masih suka menggoda Jungkook. LoL

Botol pun diputar kembali.

srettt srett..

Dan botol itu berhenti didepan Jhope.

"woahh ternyata aku yang akan memberikan dare untuk jungkook" Jhope mengeluarkan senyum manisnya

Semua orang menatap penasaran ke arah Jhope termasuk Jimin

"Jadi...












Jungkook kau harus mencium seseorang yang menurutmu paling menarik disini"








halooo, aku baru bikin cerita ini, maafkeun kalau ada kesalahan😂 hope you like it💜

ini Jimin

ini Jimin

¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.

Jungkook

Jungkook

¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
Jikook story♥️Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora