Abigail Nathaniella...
Seorang gadis yang terkenal bad girl di sekolahnya, sebenarnya ia juga bingung kenapa julukan tersebut melekat pada dirinya. Karena menurutnya, ia hanya melakukan hal yang sewajarnya saat disekolah. Misalnya, membela siswa/siswi yang sedang di bully dan tidak segan-segan untuk melawan sang pembully.
Namun, hal tersebut berbeda saat ia berada dirumah. Kenapa? Karena saat dirumah Abi adalah gadis penurut yang selalu mendengarkan setiap perintah dan teguran dari orang tuanya. Walaupun dengan julukan bad girl, jangan salah. Abigail tidak pernah sama sekali mendapat surat panggilan dari sekolah. Tapi, jika berbicara tentang cinta, Abi bukanlah orang yang suka membicarakan hal tersebut... Menurutnya, jatuh cinta hanya untuk tersakiti dan ia tak mau jatuh ke lubang yang sama lagi...
🌸🌸🌸🌸🌸
Eriqson Aldrano....
Seorang cowok yang mendapat predikat sebagai manusia tersempurna didunia...eaks😂😂... bagaimana tidak, dengan sepercik senyuman dari wajahnya saja mampu membuat siapapun yang melihatnya akan terpana-pana. Ditambah dengan prestasinya di bidang akademik maupun olahraga yang mendapatkan nilai yang selalu sempurna disetiap semesternya. Aldrano dikenal sebagai cowok yang tidak terlalu dekat dengan cewek-cewek walaupun banyak yang berusaha mendekatinya. Namun, Al bukanlah tipe cowok yang akan mempermainkan hati para kaum hawa. Walau ia tidak menyukai mereka, namun ia akan berbicara baik-baik agar tidak ada yang tersakiti jika ia memilih salah satu dari kebanyakan perempuan tersebut. Walau sudah lama menjomblo, Al tidak masalah, karena menurutnya kalau memang jodoh pasti nantinya juga akan dipertemukan oleh Tuhan.
🌸🌸🌸🌸🌸
Disinilah Aldrano sekarang, ia terpaksa harus mengikuti kedua orang tuanya pindah untuk kesekian kalinya. Ia ingin sekali marah, namun apalah daya yang bisa diperbuatnya. Hari ini mereka kembali ke tempat kelahiran Al, yaitu di Jakarta.
Rumah tempat dimana seorang Aldrano bertumbuh dan menjalani masa kecilnya itu masih nampak asri di mata nya. Karena memang rumah tersebut tidak pernah di tinggali oleh siapapun dan selalu di bersihkan seminggu sekali oleh orang kepercayaan orang tuanya.
"Ma, Al langsung ke kamar aja ya... Cape nih"
"iya...langsung istirahat ya sayang" dengan segera Al menaiki tangga menuju kamarnya yang sudah lama ia rindukan.
Suasana pertama kali memasuki kamar setelah 15 tahun tanpa penghuni membuat Al sedikit terkejut dengan banyak foto yang sengaja ia gantung di dinding kamarnya semasa kecil. Ia meneliti satu persatu foto tersebut dan kembali mengingat memori masa kecilnya dulu. Ia berhenti pada sebuah foto dimana ia dan seorang gadis perempuan sedang makan ice cream dan wajah sang gadis yang nampak kesal hampir menangis
#flashbackON
Siang itu dua orang anak kecil sedang bermain kejar-kejaran di halaman belakang rumah dan mereka terlihat sangat gembira
"Al..hshs jangan kencang-kencang dong larinya... hshshs, aku capek tau ngejar kamu" ucap seorang gadis sambil tersengal-sengal akibat kelelahan mengejar anak laki-laki yang dipanggilnya Al tersebut..
"lagian sih, kamu larinya lambat..wekkk"dengan wajah tanpa dosa Al menjulurkan lidahnya pada sang gadis yang sudah menatapnya dengan tidak bersahabat dan ia lanjut berlari menghindari sang gadis "Ayo Bigail kejar aku lagi... Masa gitu aja kamu nyerah sih" melihat Al yang tidak memperdulikannya, Abigail kemudian duduk di salah satu kursi sambil mencoba untuk mengatur nafasnya, jujur ia sangat lelah untuk melanjutkan berlari lagi...
"Aldrano, Abigail bunda beliin ice cream kesukaan kalian lho... Kalian dimana??" mendengar itu, Al dengan cepat berlari kedalam rumah diikuti Abigail yang hanya berjalan pasrah mengikuti dari belakang...
"Mana Bun ice cream nya????" ucap Al dengan tangan yang sudah terjulur ke arah Diana(bunda Abigail). "Loh..Abi mana Al?" tanya Diana saat tersadar Al hanya datang sendirian... "Oh Abi.." "tu Abinya lagi jalan ke sini" tunjuk Al dengan wajah tanpa dosa saat melihat Abi yang sedang berjalan pelan ke arah mereka.
"Bunda, Al jahat. Masa Abi ditinggal sendiri di taman" rengek gadis tersebut saat sudah sampai dan langsung menghampiri bundanya.. "Nggak kok bun, Al nggak ninggalin dia... Abi aja yang larinya lambat".."ihh Al yang jahat!!" ucap Abigail juga tak mau kalah
"Eh sudah..kalian ini bentar-bentar akur setelah itu kelahi lagi... Pusing dah bunda... Yaudah, ini kalian makan ice cream aja ya... Setelah itu kalian harus baikan. Oke" setelah mendapat anggukan dari kedua anak tersebut, Diana kemudian memberikan dua kotak ice cream kepada mereka.
"Mmm enak banget bun.. Eh Al...jangan ambil ice cream aku dong, kan punya kamu ada"
"Ya elah, dikit doang Bi,,ngalerasain dikit" lagi-lagi Al hanya menampakan cengiran tak berdosa nya pada gadis yang sudah ingin menagis karena sudah seharian diganggu oleh Al.
"Aduh kalian ini jangan dong berantem mulu.... Sini deh liat kamera, biar jadi kenangan nanti buat kalian.... Sini liat kameranya Al.. Abi juga sini liat kameranya"
Krek...
"tu kan bagus kalau kalian damai kayak di foto ini" ujar Bunda yang kemudian beranjak ke dapur untuk menyiapkan makan malam..
#flashbackOFF
Al hanya mampu tersenyum saat mengingat kembali kejahilannya dulu. Ia kemudian melihat-lihat lagi foto-foto yang bergantung di seluruh sudut kamar tersebut sampai ia kemudian merasa lelah dam memilih untuk beristirahat dari perjalanan panjangnya tadi.
Makasih buat kalian para readers yang udah bersedia mampir sebentar di lapak ini😅😅
jangan lupa untuk meninggalkan jejak berupa Bintang dan mungkin beberapa komentar yang berguna dan membangun......
.
.
.
Makasih banyak ya buat kalian😅🌸😘😍
KAMU SEDANG MEMBACA
HIRAFLUOUS
Fiksi RemajaSebuah kenangan akan kembali mengingatkan pada masa dimana ada kenangan itu terjadi. Entah baik atau buruk yang akan diingat... Aku lebih baik memilih untuk tidak membuat kenangan daripada harus tersakiti saat mengingatnya. Karena dengan kembali men...
