P R O L O G

33 10 2
                                        

Rooftop

"Lo ngapain ngikutin gue?" Tanya Arga menatap Aiva tajam. Arga siswa dengan postur badan yang tinggi,rambut yang rapi,dan senyum yang manis. Berasal dari kelas 12 IPA 3.

"Lah lo ngapain disini? Kan udah bel masuk" tanya aiva sambil menatap mata tajam Arga. Aiva Almeera  siswi dari kelas 12 IPS 2. Rambut yang panjang lebat dan hitam pekat menambah kesan anggun padanya.

"Bisa gak, gak usah jawab pertanyaan dengan pertanyaan" ucap Arga tegas.

"Yudh gue jawab,aku kesini karna ngikutin lo" jawab Aiva sambil duduk di sofa yang sudah tersedia dirooftop dan sambil memainkan hpnya.

"Ngapain ngikutin gue gak ada kerjaan banget" ucap Arga sambil terus mengawasi Aiva

"Emg gk ad kerjaan. Bosen aj dikelas lihat papan tulis melulu jadi yudh kesini aj lihat lo" jawab Aiva sambil memasukkan hpnya kedalam saku.

"Hm" Arga cuma menanggapinya dengan deheman dan berjalan menuju tempat Aiva duduk.

"Trs Lo ngapain disini?" Tanya aiva sambil menatap Arga yang duduk disebelah nya.

"Mau terjun kebawah" jawab Arga asal.

"Heh! Jangan ntr gue sama siapa?" Tanya aiva polos.

"Teman Lo kan byk" Jawa Arga pasalnya dia tau bahwa Aiva berteman dekat dengan Reva dan Yura teman sekelasnya Arga.

"Iya teman gue banyak tapi teman hidup gue kan lo ga" jawab Aiva sambil memasang wajah cemberut nya.

"Masih siang bangun!" Bales Arga dengan sedikit tekanan.

" Tapi serius deh ngapain kesini?" Tanya aiva serius.

"Penting banget emg jawaban gue?" Tanya arga.

"Please lah ya ga. Jangan jawab pertanyaan dengan pertanyaan" bales Aiva memakai kata2 yang digunakan Arga tadi.

"Ck! Kata-kata gue" jawab Arga sambil menatap tajam Aiva disebelah nya.

"Hehe pinjem. Iya penting banget soalny gue mau tau semua tentang lo"
Jawab Aiva sambil kembali menatap kedepan.

"Untuk apa lo tau semua tentang gue?" Tanya Arga intens.

"Gak ada pengen tau aja" Aiva yang merasa ditatap tajam segera menjawab asal.

"Gak deh gue pengen tau soalny gue kan suka sama Lo" jawab Aiva sambil menatap Arga dan menunjukkan deretan giginya.

"Oh" Arga yang langsung ditatap Aiva segera memalingkan wajahnya dan hanya menjawab dengan singkat.

"Jadi gimana?" Tanya aiva sambil menatap Arga penuh harap.

"Hm?" Arga hanya berdehem karna dia tidak tau harus menjawab apa.

"Ck! Masa gitu aja gk peka gue kan suka lo jadi gimana kalo kita pacaran aja?" Aiva langsung mengode keras Arga.

"Gak" jawab Arga singkat sambil menatap tajam Aiva. Aiva yang ditatap hanya balik menatap tatapan Arga.

I'm Jealous?Stories to obsess over. Discover now