Teman baru

22 3 1
                                        

Perkenalkan, namaku Indy laras anjanee , panggil aku Indy. Aku adalah gadis yang 'dilahirkan dengan spesial' kata orang-orang, Aku adalah indigo, pasti salah satu dari kalian mempunyai kelebihan seperti ku kan?
Kata orang-orang, mempunyai indra ke 6 itu sangat seru? Kenapa bisa? Mereka salah, bukannya malah seru, tapi menyeramkan, bahkan ada berita bahwa tidak sedikit para indigo mempercepat ajal dengan cara bunuh diri? Resikonya sangat besar! Apalagi dulu aku penakut, untung saja sekarang aku mulai berani, tapi yang membuatku kesal adalah, aku punya phobia darah... kalau memang sudah takdir, yasudah, apa boleh buat.

Hari ini aku pindah sekolah karena orang tua ku ada kerja di luar kota.
Mau tidak mau aku harus ikut orang tua ku keluar kota dan pindah sekolah. Aku diantar ayahku ke sekolah. Aku sangat yakin aku pasti tidak akan mempunyai teman sama sekali, pasti mereka akan mengira aku gila,stress, dll.

*sesampainya di sekolah*
Ayahku hanya mengantarkanku sampai depan gerbang sekolah saja. Jadi aku harus masuk sendiri ke sekolah. Baru saja di depan gerbang, aku sudah melihat hantu gadis perempuan yang cantik sedang bediri di dekat pohon beringin di sekolah. Gadis itu hanya menatapku dengan wajah datarnya, aku tidak peduli dan langsung jalan terus menerus sampai akhirnya bertemu dengan seorang guru cantik, usianya masih sekitar 20 an? Guru itu datang ke arah ku.

" kamu laras ya? " tanya guru itu

" iya, anda ibu salwa ? " tanya ku

" iya, kamu akan menjadi murid ku, ayo masuk ke kelas " kata bu salwa  segera berjalan ke kelas 11-A, aku mengikuti bu salwa, aku berdiri di depan pintu kelas menunggu bu salwa menyuruhku masuk.

" anak-anak, kita kedatangan murid baru, silahkan masuk " kata bu salwa menuruhku masuk ke kelas.

" assalamualaikum, perkenalkan nama saya indy laras anjanee, panggil saya indy " kataku dengan wajah polos :v

" salam kenal " jawab murid-murid yang ada di kelas itu, aku disuruh bu salwa untuk duduk di bangku paling belakang, aku melihat seorang gadis seumuranku yang duduk di bangku ku, aku pura-pura tidak melihatnya.

" hei, kamu anak baru ya? " tanya gadis itu, " kamu bisa melihatku kan? " tanyanya lagi.

" iya, aku anak pindahan dari luar kota " jawabku singkat.
" iya aku bisa melihat mu, aku indigo" jawabku dengan santai. Gadis itu memakai baju seragam sekolah ini, dan di dada nya banyak sekali luka.

" kamu siapa? " tanya ku singkat.

" chelsea " " kamu? " tanya chelsea.

" indy laras anjanee, indy " jawabku singkat.

" jadi teman yuk? " tanya chelsea ragu.

" teserah, jangan ajak aku bicara, aku sedang ingin konsentrasi " ucap ku sambil mendengarkan penjelasan bu salwa.

Chelsea hanya mengangguk paham.

*selesai pelajaran*
Semua anak pergi menuju bangku ku.
" sudahlah, kalian pasti akan menjauhiku sebentar lagi " kataku santai.

"Kamu aneh ya? Gak pingin punya temen? Emang kenapa sih" tanya seorang siswa heran.

" bukan apa-apa, aku indigo " kataku

" indigo? Beneran? Berarti kamu sama kayak nicho dong!! " kata seorang anak.

" oh ya? Dimana anak itu? " tanyaku, aku sangat senang punya teman sesama jenis (maksudku sama-sama indigo).

Salah satu anak menunjuk jarinya ke seorang pria yang ada di bangku ke 5 dari depan. Dia sedang membaca buku.

Aku menghampirinya
" hey? Kamu nicho?  Kamu indigo? Tanyaku dengan sedikit teriak.

" iya, aku indigo, ada masalah? " tanya nicho dengan wajah cueknya.

" nggak, cuman kenalan aja, aku juga indigo seperti mu " ucap ku.

" yasudah, terus mau apa kamu? " katanya dengan sedikit membentak.

Aku menatap matanya, aku melihat kesedihan terbesar yang pernah dialami , ibunya meninggal karena penyakit jantung saat nicho masih kelas 4 sd. Oh ya, aku bisa melihat kesedihan dan kebahagiaan terbesar dan terkecil orang-orang dengan cara menatapnya. Aku meninggalkan nicho yang sedang membaca buku.

Lama kelamaan aku mempunyai banyak teman, manusia maupun hantu. Aku sangat senang tidak ada yang menjauhi ku, tapi aku tau akan ada saatnya aku dijauhi oleh teman-teman ku.

Makasih buat kalian semua yang udah baca cerita ku, bantuin aku yah dengan cara vote cerita ini dan cerita lain, follow akun ku, share ke teman-teman kalian...

To be continue......
Salam jihan :")

INDYgoWhere stories live. Discover now