Pemuda berseragam SMA itu, membelah jalanan dengan mobil sportnya. Dia mengendarai mobil itu dalam diam dan terus fokus pada jalanan. Gean, pemuda itu melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi tanpa memikirkan bahaya yang dapat terjadi padanya. Gean terburu-buru, dia harus tiba di kantornya dalam waktu singkat untuk menghadiri rapat.
Yahh, itulah Gean. Dari pagi hingga Siang dia menjadi seorang Murid Teladan. Sepulang sekolah dia harus bekerja dan memimpin perusahaan keluarganya. Disaat malam, Gean harus menjadi abang yang membimbing dan mengajari adiknya. Berbeda dari remaja seusianya yang menikmati masa muda mereka dengan hangout bareng dengan teman, Gean harus menjadi pemimpin untuk keluarga dan Perusahaannya. Tapi, bukan berarti Gean tak memiliki teman, dia mempunyai 3 teman yang setia dengan Gean.
***
Sesampainya di Kantor. Gean segera menuju ruangannya untuk berganti pakaian dan menghadiri rapat. Karyawan yang melihat Gean tak merasa terkejut karena sudah terbiasa melihat penampilan Gean yang seperti itu. Walaupun Bosnya masih sekolah, tapi mereka mengagumi Gean karena dapat membimbing perusahaan dengan baik.
Setelah memasuki ruangannya, Gean langsung berganti pakaian dan memanggil Sekretarisnya untuk melihat jadwal dia hari ini. Tapi, bukannya Sekretaris Gean yang muncul, malah Juan yang masuk keruangannya.
"Sekretaris gue mana, kok lo yang masuk?" Tanya Gean. Juan dan Gean sudah berteman, makanya tak perlu ada formalitas di antara keduanya, kecuali saat mereka sedang bertemu dengan klien.
"Udahlah, biarin Sekretaris lo istirahat. Gue aja yang ngasih tau jadwal, lagian kita kesana bareng kok." Jawab Juan
"Yaudah, apa jadwal gue?"
"sekitar 15 menit lagi ada rapat dengan Maheswari company, langsung dengan pak Abigail Maheswari di Ruang Rapat 1, membahas tentang acara minggu depan. Setelah itu, jadwal kosong atau kalau mau lo bisa tinggal di kantor ngecek kerjaan karyawan?" Ujar Juan, Wakil Direktur.
"Ngga deh, gue mau pulang aja. Kasian Athalla nanti bosen sendirian di rumah." Ucap Gean, Athalla adalah adik Gean.
"Serah lu dah. Yaudah kalau gitu ayo ke ruang rapat, tinggal berapa menit lagi nih." Mereka berdua jalan menuju ruang rapat. Pemandangan yang indah bagi karyawan disana, saat Direktur dan Wakil Direktur meraka bersama. Bagaimana tidak, keduanya masih muda, berprestasi, dan tampan, tapi perbedaanya adalah Pak Wakil yang murah Senyum dan Direktur si Gunung Es.
***
Rapat antara kedua perusahaan itu berjalan dengan baik. Di akhir rapat, Gean berjabat tangan dengan Pak Abigail untuk kesepakatan bersama. Setelah itu, Gean kembali ke ruangannya diikuti oleh Juan.
"Jadi, konsep acaranya party, dan tema acaranya adalah 5 tahun kerjasama perusahaan kita dan Maheswari company , lo ngga mau nambahin sesuatu gitu?" Ujar Juan sambil mengamati hasil dari rapat tadi.
"Ngga, lo aja yang urus semuanya. Gue mau balik." Ucap Gean sudah bersiap-siap ingin pulang.
"Baik kalau begitu Bapak Geandra Alan Surendra, makasih untuk hari ini dan selamat beristirahat di rumah dengan adik anda." ucap Juan mempersilahkan Gean pulang. Gean yang melihat tingkah Juan hanya menggelengkan kepala.
"Okey, Bye"
"Bye"
***
Gean pulang kerumahnya lebih cepat dari biasanya. Yahh, karna jadwal dia yang kosong dan tidak ada kepentingan lain yang harus dia kerjakan. Gean memilih pulang dan menemani adiknya di rumah.
Sesampainya di rumah, Gean langsung disambut hangat dengan adiknya. Saat bertemu dengan Athalla, Gean sangat berbeda. Dia lebih sering tertawa dan banyak tingkah. Tak seperti Gean, saat diluar rumah, yang kerjaannya hanya diam dan fokus dengan apa yang di kerjakannya.
"Abang hari ini kok pulangnya cepet?" Tanya Athalla kepada abangnya
"Emang abang ngga boleh pulang cepet. Yaudah, besok besok abang bakalan pulang malam terus, kan kamu juga ngga senang kalau abang pulangnya cepat." Ucap Gean pura-pura marah kepada Athalla.
"Bukan gitu bang, Malah Athalla seneng banget Abang pulang, jadinya Athalla ada teman main deh." Ucap Athalla sambil memeluk Gean "Athalla sayang Abang"
"Abang juga sayang Athalla." inilah Gean saat sudah bersama adiknya, dia akan menjadi sosok kakak yang dapat membahagiakan adiknya dan menggantikan peran orangtuanya untuk Athalla. Terkadang Gean kasian dengan adiknya, karena belum sempat merasakan kasih sayang orangtua dengan baik. Tapi mau bagaimana lagi, semuanya sudah terjadi dan dia harus memberikan kasih sayang yang besar kepada Athalla agar Athalla tak merasa sedih kehilangan orangtuanya.
***
Setelah bermain dengan Athalla dan menidurkan adiknya. Gean masuk ke dalam kamarnya, mempersiapakan dirinya untuk hari esok.
Dia atas kasur yang berukuran King size itu, Gean berfikir di rumah sebesar ini dia hanya tinggal bersama adiknya, beberapa pembantu dan supir. Terkadang dia merasa sepi juga. Tapi, Gean selalu berfikir positif, bahwa Tuhan mempunyai rencana baik atas hidupnya.
Gean mengambil laptopnya dan membuka e-mail yang masuk kepadanya. Juan mengirimkan beberapa file kepadanya. Gean mengecek semua file tersebut, sebagian file tentang urusan kerjaan dan perusahaan, sebagian lagi tentang rancangan untuk acara minggu depan.
Rencananya, Maheswari company dan Surendra company, perusahaa milik Keluarga Gean akan mengadakan pesta 5tahun kerja sama mereka yang sudah dimulai dari Ayah Gean. Dan acara ini sangat dinantikan oleh beberapa perusahaan lainnya, karena kedua perusahaan ini adalah perusahaan terbesar di Indoensia.
Setelah semuanya sudah di cek oleh Gean. Dia segera tidur untuk memulai hari esok.
Ig Author:pagipelangi_
HAYYY GUYYSSS...
Welcome to my storyyy
Sorry kalau ceritanya masih belepotan, karna author masih belum mahir menulis,.,.
Ohh iya guyss, kalau kesini jangan baca doang. Kalian komen yang banyak dan vote cerita ini.
Dan terakhirrr... Follow my akunn
Bye bye guyss,.,., sampai jumpa di part selanjutnya...
ESTÁS LEYENDO
True Love
Novela JuvenilDua manusia ciptaan tuhan yang belum merasakan jatuh cinta, bertemu pada malam itu. Gean yang tidak biasa dengan wanita, tiba-tiba jatuh cinta pada pandangan pertama dengan gadis itu. Qiana yang sangat jarang berinteraksi dengan cowok, menjadi hanga...
