#1. Jakarta, 10 February 2019

63 2 0
                                        

Namaku adalah Amira shania. Aku adalah seorang Mahasiswi semester 3 disalah satu Universitas yang terkenal di Jakarta. Aku mengambil jurusan management disini. Dan aku memiliki 3 orang teman yang sangat baik.

-Cici Alita-
Dia merupakan seorang gadis blasteran Belanda-Manado. Dia gadis yang sangat baik. Dia juga seorang yang bisa dibilang cukup Multi talent. Dia juga merupakan gadis tercantik di Kampus ku. Banyak pria yang sangat menyukainya.

-Cynta Lania-
Dia biasa dipanggil Cila. Dia juga seorang gadis blasteran Chinese-Sunda. Dia juga sama seperti Cici. Dia memiliki wajah yang cantik. Dia juga orang yang cukup perhatian dengan teman teman nya. Dia juga baik.

-Angelina Chantika-
Dia ini gadis kecil nan imut. Dia sangat lucu dan menggemaskan dan cukup terlihat polos *haha. Dia asli Indonesia. Dia biasa dipanggil Acha. Dia juga orang yang sangat baik. Dan dia adalah teman mencontek ku ketika ujian *hehe

Dan kami berteman dengan cukup banyak perbedaan terutama dalam keyakinan. Aku dan Cila adalah Seorang Muslimah. Sedangkan Cici dan Acha merupakan seorang Non-Muslim. Tapi kami tidak pernah memilih dalam berteman sekalipun berbeda keyakinan. Kami bisa saling menghargai satu sama lain. Dan kami biasa saling mengingatkan dalam beribadah. Tak satupun dari kami membeda-bedakan satu sama lain. Karena kami sama sama manusia yang harus bisa saling menghormati.
Dan diantara kami berempat, kami memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing. Cici dengan kerecehannya, Cila dengan Ke Anggunannya, Acha dengan Ke Polosannya, tapi diantara kami berempat yang paling polos dan cukup dibilang agak bodoh itu Aku orangnya *hehe.
Yaa, karena diantara kami berempat yang belum pernah pacaran dan masih menjomblo yaa hanya Aku *hahaha.

"Hey Cani!! Ini buku lu tertinggal di kelas tadi." -teriak seseorang dari belakang kami di koridor.

Ternyata dia adalah Kevan Yuenda. Yaa dia biasa di panggil Yue. Dan dia biasa memanggil aku dengan panggilan Cani *sungguh menyebalkan. Dia merupakan salah satu senior semester 5 di kampus ku. Dia cukup terkenal di kampus. Wajar saja dia ini seorang Pria Blasteran London-Sunda. Dia berwajah bule, berambut pirang, dan Putih. Dan penampilannya banyak menarik perhatian gadis gadis di kampus ini. Tapi bagiku dia tidak semenarik itu. Yaa, kami memang sudah kenal sejak Masa Orientasi ku karena dia adalah salah satu Senior Pendamping kelompokku.

"Ini buku lu tertinggal di kelas tadi, gua nemu ini di meja lu" -Yue dengan napas nya yang terengah-engah. Karena tadi dia lari mengejar kami.

"Ohh iya kak terima kasih." -Jawab ku

"Udah gua bilang kan berkali-kali jangan panggil gua dengan sebutan 'KAKAK' gua gak suka lu manggil gua kaya gitu. Panggil aja gua Yue biar lebih akrab" -ujarnya.

"Tapi kak itu gak sopan kalo gue harus manggil kaka dengan nama aja. Kan lu senior gue. Lagi pula gue gak enak sama teman teman yang lain" -Bantah ku.

"Lu berani bantah senior? oke kalau begitu."

"Gue pergi dulu kak" -aku henda meninggalkan nya. Tapi tiba-tiba..

*Gubrakk.

Aku tersandung sesuatu, dan tak lain tersandung kaki Yue yang sengaja menyandungku.

Aku melihat ke arahnya, namun ia hanya tersenyum konyol. Aku melihat sekeliling. Satu kampus melihat ke arah kami dan tertawa kecil melihat ku. Yue dengan sok pahlawannya mengulurkan tangannya. *Ck! Sok sok an mau nolong padahal dia yang sengaja membuat ku tersandung.

"Nahh gimana?? Masih ngebantah? Masih kuat gue kerjain terus-terusan. Lagi pula kita masih satu kelas mata kuliah nih.. Hmm gimana?" -Yue mendekat berbisik dan menatap ku dengan dalam dan dia benar benar bodoh. Kenapa dia harus melakukan itu pada ku? Aku malu.

Blue & Pink : We Are DifferentStories to obsess over. Discover now