Sejak 10 menit yang lalu, gerombolan perempuan tengah berdiri dipagar sekolah sambil menunggu para laki-laki yang selalu datang terlambat. BA singkatan dari Bacot Asu, 11 anak perempuan penguasa sekolah yang paling dikagumi para kaum adam. geng paling hits setelah GESREK.
"mana sih orang-orang gak ada akhlak itu?! lama banget gila, gak tau udah keringetan ini muka gue" gerutu Neira sambil mengipasi mukanya yang sudah terdapat semburat merah sebab terkena sinar matahari.
Neira, cewek cantik murah senyum yang selalu membawa kebahagiaan dimana-mana. holkay banget, senyumnya beuh... dan jangan lupakan suara cemprengnya.
"ini lima menit lagi mereka gak nyampe, gue geplak tuh satu-satu" kesal Aira.
Aira, cewek setengah kalem setengah enggak. Baik banget kalau orang lain baik padanya, tapi kalau udah ada yang berani ngusik hidupnya. jangan harap bisa tenang disekolah sebelum orang itu meminta maaf langsung padanya.
"weeiiii..... jangan marah-marah atuh. ntar cantiknya ilang gue gak jadi sayang" goda Al yang baru datang disusul lainnya membuat Ubay--pacar Aira--melotot dan menempeleng kepala Al, dan lelaki itu cengengesan dengan wajah tanpa dosa.
"santai bro.. don't worry, be happy" ujar Al membuat yang lainnya geleng-geleng melihat tingkah Al yang memang suka menggodai perempuan-perempuan. bahkan perempuan jadi-jadian pun ia godai.
pernah suatu hari saat Al dan Ubay habis balapan tengah malam, mereka duduk-duduk disalah satu warkop. lalu datang waria yang tengah memesan kopi sambil menyalakan korek api, dari situlah Al memanggil salah satu dari tujuh orang lalu digoda seperti ini,
"cewek, kok malem-malem keluyuran sih?" atau "itu bajunya kurang bahan atau gimana sayang? masa kakinya yang semulus kain sutra dibiarin keliatan gitu?" bahkan sampai Al bilang seperti ini, "sini dong sama abwang"
dan waria-waria yang awalnya duduk kalem langsung berdiri ala cowok sambil bersiap melempar tas mereka dan mengejar mereka berdua. Sejak hari itu Ubay tidak pernah mau keluar tengah malam dengan Al. bisa-bisa ia menjadi buronan waria langganan sahabatnya itu.
"kita daritadi nyari bowo elah, mana tuh orang? tumben gak nongol bareng lo pada" tanya Prilly sambil celingak-celinguk mencari keberadaan Fay--bosgenk GESREK.
Entah, sejak awal masuk SMA banyak anak memanggil Fay dengan sebutan bowo. Kata mereka, saat Fay menggunakan kacamata mukanya terlihat mirip dengan bowo tiktok.
GESREK, geng paling besar dan paling disegani di SMA Elang. Memang, kebanyakan murid SMA Elang membentuk geng masing-masing untuk menunjukkan ketenaran masing-masing, jadi jika makin terkenal geng mereka maka makin tenar juga anggotanya. Namun GESREK yang memang penerus dari para senior tidak akan ada yang bisa menandingi. Geng turun-temurun dengan awalan G seperti GOSEK, GDABRUZ, GAMBLANG, GRADAK, dan banyak lagi nama dari para senior yang sekarang sudah lulus. Anggota GESREK yang pasti nakal-nakal, tapi cukup sepadan dengan kepopularitasan mereka.
"abang gue telat masuknya, abis jatoh dari selokan dia" jawab Ray, adik Fay.
Aurora melihat itu, ia menatap lama muka adik kelasnya yang bergabung dengan GESREK. kenapa dia ada disini? dia kan anak GDUBRAK--penerus GESREK--yang isinya adik kelas. Gadis itu melihat wajah adik kelas itu dengan seksama. ia cukup kenal dengan anak hits, pintar nyanyi, anak futsal, dan Dilannya SMA Elang itu.
Manis, ujar Aurora tiba-tiba. Sadar akan apa yang ia pikirkan, gadis itu langsung menggeleng pelan dan menghapus pikirannya yang sudah berkelana kemana-mana. inget Ra, lo udah punya Rafi. inget! Kalina melihat gerak-gerik aneh sahabatnya, ia menyenggol bahu Aurora yang hanya dibalas isyarat ; nanti gue beritau. Kalina hanya diam, membiarkan sahabatnya yang emang setengah tidak jelas itu. Dyara juga melihat itu, namun ia memilih diam. Biar Aurora yang nanti cerita sendiri.
أنت تقرأ
Aurora
أدب المراهقينAurora Keisha Nabila. anak BA yang merupakan geng paling hits setelah GESREK. Dengan sifat yang childish, namun mampu menggaet para lelaki membuat ia dinobatkan sebagai playgirl. Masuk ke gerombolan barbar membuatnya mengikuti arus pergaulan yang me...
