Gadis cantik dengan aura kegembiraan menyambut baik Senin pertamanya di kelas 12. Seperti biasa Ia akan sekolah lebih awal di bandingkan dengan temannya yang lain. Jika saja ada penghargaan untuk murid paling teladan maka Silla berhak mendapatkannya
" Prisillia Nauren Girace!" Teriak seorang dari belakang
Nama yang cantik seperti orangnya, dan Silla panggilannya.
"Apa sih Lo Mel masih pagi oy"
"Tungguin gue!" Teriak Amel yang merupakan salah satu sahabat karibnya
"Tumben banget Lo masuk pagi? Biasanya juga ngabsen dulu di BK " tanya Silla yang tak lupa mengejek Amel.
Silla sedikit heran dengan temannya yang satu ini. Itu karena bukan Amel sekali yang harus menginjak sekolah pagi-pagi buta
"Wah emang paling bener Lo, kalau bukan karena anak baru yang pindah hari ini gue gak bakalan rela nyetel alarm buat bangun pagi " jawab Amel
" Lo tau gak sil, cowok yang pindah kali ini ganteng banget sumpah pinter berantem lagi cocok banget dah ama tipe gue "
" Berantem mulutmu Mel " sahut Silla
Sebenarnya Silla juga sedikit penasaran dengan yang Amel katakan mengenai anak pindahan itu, karena selama ini murid pindahan tidak pernah sesuai dengan ekspektasi.
Seperti Teomisalnya, teman sekelas mereka yang disambut riuh tapi ternyata sebelas duabelas gantengnya dengan anak supirnya silla.
" Palingan sebelas duabelas tuh Ama Teo" ucap Silla
"Eh sembarangan lo sil!. Lo aja yang belum liat! Awas aja lo sampe suka gue sambelin tu mulut udah nyamain dia Ama Teo" ancam Amel yang jengah dengan perkataan Silla
***
" Pasti bakal lama ni kalau pak Tejo yang ngomong" keluh Via saat amanat upacara berlangsung
Via, Amel, dan Silla siapa yang tidak tau mereka tiga kakak kelas cantik incaran para murid SMA Bhakti Negara. Mereka bertiga sama -sama pintar di bidang akademik maupun non akademik.
Apalagi Silla yang juga ahli dalam bidang seni musik. Tak ayal banyak sekali kaum Adam yang menginginkan mereka untuk menjadi kekasih.
"Eh bocah liat tu, siapa dah yang baru Dateng jam segini? Cari mampus tu anak" tanya Amel sembari menunjuk lelaki yang kini dengan santainya berjalan memasuki lapangan upacara
Via yang mendengar pun mengikuti kemana arah tangan Amel menunjuk. Via cukup kaget dengan wajah tampan itu namun juga keberaniannya berjalan menghadap pak Tejo yang sedang memberi pengarahan
"Ya Tuhan gantengnya jodoh orang "
"Gak salah lagi gue, dia anak baru yang bikin sekolah kita gempar" sambung Amel
"Aduh bang gak kuat Amel" Sungguh Amellah yang heboh tiada tara diantara mereka bertiga
Sementara Silla hanya menatap heran semua siswa yang memuja laki itu. Amel dan Via pun tak luput dari pandangannya.
Silla akui pertama kali melihat lelaki itu dirinya cukup terkejut sekaligus tertarik. Paras yang dimiliki pun tak kalah membuat heran kini lelaki tampan itu tengah berbicara santai dengan pak Tejo di hadapan semua murid.
" Apa kamu tidak tahu jam berapa sekolah dan jam berapa upacara dimulai ?" Tanya pak Tejo tegas
"Gak" jawab lelaki itu sontak saja membuat para siswa dibarisan heboh
" Diam semua! Ini contoh murid gak bener kalian tahu!"
"Dan kamu siapa namamu?" Tanya pak Tejo
"Destran"
"Destran Sion Wipran " lanjutnya dengan tegas
Lelaki tampan yang menarik perhatian seluruh siswa itu adalah Destran, salah satu putra kesayangannya Angga Wipran dan cucu kesayangan Daris Wipran pemilik sekolah SMA Bhakti Negara.
Mendengar nama lengkap dari lelaki itu sontak saja membuat pak Tejo berfikir antara harga diri dan jabatannya " Ke-kenapa baru sekolah jam segini? " Tanya pak Tejo gugup
"Sa-"
Belum sempat dibalas pak Tejo sudah lebih dulu menyela
" Sudah sana masuk barisan !" Ucap pak Tejo yang kini harus menanggung malu karena tidak jadi marah kepada siswa satu ini
Melihat pak Tejo yang mampus dibuatnya oleh Destran membuat semua murid kembali ricuh. Perlakuannya kepada cucu dari pemilik sekolah sangat berbeda dengan murid lainnya.
" Buset dah kalian liat! pak Tejo aja takut sama tu anak mentang -mentang sekolah punya emak bapaknya " ucap Via kepada dua sahabatnya yang juga sibuk memperhatikan
" Anjir bang udah ganteng kaya lagi" kini Amel yang berujar
Sejak kemarin mengenai berita anak baru Amel memang sudah mencari informasi mengenai Destran.
Bahkan gadis itu tidak sungkan memfollow akun Instagram Destran dan meminta follback
" Gue akuin ganteng dan yah pemberian tapi sayang gak tau sopan santun " ucap Silla yang tidak ingin kalah berpendapat
KAMU SEDANG MEMBACA
DESTRAN
Teen Fiction- ON GOING - Sebuah hubungan yang hanya di inginkan dan di pertahankan oleh sebelah pihak tidak akan berhasil Perjodohan yang menyatukan Destran dan Silla yang awalnya orang asing mampu mengubah hidup Silla bertambah hancur. Ia harus kehilangan aya...
