Tawa cekikikan menguar begitu saja dari bibir seorang gadis yang tengah membaca novel, matanya bergerak lincah mengikuti diksi yang tersusun rapi di sana.
"Cowok gue ini," katanya lalu cekikikan lagi.
Gadis itu berguling-guling di atas kasur, ia meraih bantal lalu menenggelamkan wajahnya ke sana. Ia berteriak girang, tangannya memukul kasur berkali-kali secara brutal.
"Lo makin ke sini makin gila," ujar Agnes yang menyaksikan kegilaan temannya.
"Ini cowok badboy bikin jatuh cinta! Dari awal gue baca di wattpad sampai jadi buku, ini pacar favorit gue!" jelas Lea menggebu-gebu.
Agnes menepuk jidat, melihat tingkah gila sahabatnya membuat ia ragu akan kadar kewarasan Lea yang semakin hari semakin menipis. Terlebih sejak mengenal aplikasi membaca bernama wattpad, tingkat halu gadis itu semakin di ambang batas normal.
"Kalo di sekolah kita ada cowok modelan wattpad kayak gini, gue pepet, deh. Jadiin pacar sekalian!"
Menoleh cepat, Agnes mengernyit. Perkataan Lea sepertinya tidak bisa dipertanggungjawabkan.
"Beneran bisa? Kalo ada pun dia pasti nggak mau sama cewek barbar kayak lo," sahut Agnes menyindir.
Lea menutup novel di tangan lalu membantingnya ke atas kasur.
"Kita buktiin aja besok," tantang Lea.
Ia akan mencari cowok coolboy, badboy, atau fakboy seperti kisah-kisah yang dibacanya selama ini. Lea yakin, pasti banyak sekali cowok tipe seperti itu di sekolahnya.
Tinggal menunggu waktu Lea menemukannya lalu mengajaknya menjadi pacar.
YOU ARE READING
Pacaran Yuk!
Teen FictionSatu fakta menarik dari Azalea Poppy, ia adalah pencinta novel romance. Segala hal berbau romance selalu jadi santapannya. Hingga ia bertemu salah satu aplikasi membaca bernama wattpad, hidup Lea semakin berwarna. Ia ingin punya cowok seperti yang...
