" Bun, kita mau kemana?" gadis tersebut bertanya kepada bundanya yang sedang mengikat rambut di depan cermin kamar
" Ke bandara jemput keluarga kita yang dari jakarta"
" Rombongan?"
" Enggak. Cuma satu orang aja sih yang datang"
Gadis dengan setelan kaos putih dan celana jeans biru tesebut manggut manggut
" Emang Leta harus ikut ya bun?"
" Harus sayang" Bunda mengecup kening anaknya yang di biasa panggil Leta oleh keluarganya
Leta cemberut
"Itu Bang Aron kok bisa ga ikut?"
" Bang Aaron kan lagi sibuk sama kuliahnya"
" Udah yuk kita ke bawah. Ayah udah nunggu"
Dan Leta hanya mengikuti sang mama dari belakang dengan raut wajah cemberut
•••
Kualanamu International Airport, Medan (13.30 WIB)
Leta kini sedang duduk sambil memainkan handphone di kursi yang telah di sediakan oleh pihak bandara.
Rasa bosan telah menghantuinya selama beberapa jam terakhir
" Yah, keluarga kita itu nyampek nya jam berapa sih? Udah nunggu 2 jam kita, yah.."
Ayah yang sedang sibuk dengan tablet nya menoleh kepada sang anak dan membelai surainya
" Katanya tadi pesawat nya Delay. Sabar sedikit ya sayang"
Leta hanya berdecak. Ia memutuskan untuk membuka twitternya berharap kejenuhannya menghilang dan berharap ia bisa terhibur
Ia melihat lihat trending on twitter dan meng klik salah satu hastag seorang nama selebriti dari tanah air
•Eh, Nia Ramadhani ternyata bisa setrika baju juga lo•
Ia mulai tertawa saat melihat cuitan para netizen netizen koplak dari warga indo. Ga perlu dari cuitan para netizen, dari judul beritanya aja Leta udah tertawa
Gila gila, cuma karena pandai nyetrika baju aja bisa jadi trending. Gue nih udah pande juga kok ga famous. Batin Leta bergurau
@ lusengklak : Nia pasti ga tau artinya 1 kurang 2 kelebihan
@ karinbotjha: Nia mana mungkin pake semprot kisprey buat pewangi pakean dia
" Leta "
Ayah memanggil dan Aleta menolehkan pandangannya ke arah ayah
" Kamu ga gila kan ketawa ketawa sendiri gini?"
" Ya ga lah , yah" kekeh Leta
" Leta, ayah, dia udah datang"
Bunda memerintahkan Leta dan ayah untuk berdiri. Lalu mereka bertiga menghampiri seseorang yang kata bunda ' Keluarga' mereka yang berasal dari Jakarta
Duh bunda, kan bisa sih dia yang kesini. Ga perlu repot repot kita yang ke tempat dia
Bunda berhenti secara tiba tiba sehingga membuat kening Leta terbentur oleh punggung bunda
" Aduh, bun"
Aleta mengusap keningnya. Dan detik selanjutnya ia melihat bundanya sedang memeluk seorang laki laki dengan setelan kemeja. Ia mendekati ayahnya dan berbisik, " Yah, itu bunda lagi meluk siapa? Selingkuhan? Masa ayah biarin bunda meluk selingkuhan bunda di depan mata ayah"
Ayah hanya tertawa mendengar bisikan anaknya tersebut
" Nanti juga kamu tahu"
Dan Leta hanya memandang ayahnya curiga. Keluarganya sungguh penuh dengan teka teki dan Leta kesal dengan hal tersebut
Gantian ayah yang memeluk pemuda tersebut dengan pelukan khas seorang pria. Engga kayak bunda yang sampai loncat loncat.
" Leta, kenalin, Om Arlan"
Leta mendekati Arlan dan menjabat tangannya
" Aleta"
"Arlan"
Ia terpaksa melepaskan jabatan tangan mereka ketika melihat Arlan tidak memiliki potensi untuk melepaskannya
" Leta, ini adek mama. Umurnya 25 tahun, beda 15 tahun dari mama"
Gadis dengan rambut yang digerai tersebut hanya manggut manggut. Sesekali melirik Arlan dengan ujung matanya. Ia melakukan hal tersebut bukan karena apa. Sejak Aleta dan Arlan berjabat tangan, Arlan terus terusan menatap Aleta secara terang terangan. Dan hal tersebut membuat leta risih.
" Mm, bun, Leta beli minuman dulu ya"
" Ok. Jangan lama lama ya"
Aleta mengangguk dan mulai menjauhi mereka. Ia berjalan menuju drink machine terdekat. Tanpa ia sadari seorang pemuda dengan setelan jasnya mengikuti Aleta dari belakang
Leta hendak meminum colanya ketika sebuah tangan kekar merebut cola tersebut
" Hei! "
" Apa ya-" Leta menelan semua kalimatnya ketika melihat pemuda tersebut.
" Ta " Panggil Arlan membuat Leta bergidik ngeri. Ia menundukkan kepalanya
" Aleta "
" Aleta Felicia" Leta mengangkat kepalanya saat Arlan menyebutkan namanya dengan lengkap dengan sedikit menyentak.
Ia sekarang melihat dengan sempurna wajah pria dihadapannya itu. Dengan senyum yang terpatri di bibirnya dan matanya yang tajam ia berkata,
"Selamat bertemu kembali"
"...?"
Tbc...
________________________
Hai, semoga suka dengan cerita gue.
Jangan lupa vote dan komen biar ga jadi siders
Ayo, Follow akun gue
Spam next biar ceritanya lanjut
Salam dari gue❤
YOU ARE READING
ALeta
RomancePossesive >> ALeta Kita tak punya ikatan darah, jadi, bisakah kita menjalin hubungan itu? ________________________________ SEBAGIAN PART DI PRIVATE! HARAP DI FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA! _______________________________ CERITA INI BERDASARKAN IMAJIN...
