Luna 01

38 5 0
                                        

Entah ada apa,
Aku berubah menjadi seseorang
Yang susah untuk dimengerti
Bahkan untuk diri sendiri.
-luna.

****
Gua luna.
Gua baru lulus dari SMP
Dan Ini hari pertama MOS gua di SMA negeri Pertiwi.

Kami para siswa baru dikumpulkan dilapangkan basket untuk pembagian kelas sementara.

Gua ditempatkan dikelas 10.3 dan duduk bersama teman satu SMP gua dulu.

Kelas gua berisik banget, semuanya seperti sudah mengenal lama satu sama lain, namun berbeda dengan gua hanya diam duduk di kursi bersandar ditembok.

"Luna kok diem aja" tanya Rana teman SMP gua dulu

"Gpp"

"Bukannya lu orang paling ceria, cerewet, terus jail. Kenapa sekarang malah jadi pendiam banget"

Bener apa kata Rana waktu SMP gua paling ceria, paling jail dan cerewet, tapi entah kenapa sekarang malah jadi kebalikannya.

Katanya masa SMA paling menyenangkan tapi malah kebalikannya bagi gua, masa SMP yang paling berkesan rasanya.

Bel istirahat berbunyi, gua dan teman teman satu SMP dulu berkumpul didepan kelas gus dan bercerita ria tentang sekolah baru ini.

"Gua satu kelas sama Linggar" kata dana antusias.

Dana teman gua tubuhnya sedikit berisi ia berambut pendek dan berkacamata, anaknya cantik dan dia pemburu cowok ganteng dan keren.

"Linggar siapa?" Tanya Rana.

"Masa ngak tau sih, dia lagi jadi topik hangat dikalangan anak cewek"

"Yang mana sih? Kita kok nggak tau" tanya gua.

Dana menunjuk sosok yang sedang berjalan menuju ke arah kami.

Cowok jangkung dengan kulit sawo matang , rambut hitam, dan manik mata coklat, kedua tangannya dimasukkan ke saku celana dan berjalan sembari tersenyum manis. ia memang tampan namun tetap biasa saja bagi gua

"Linggar" sapa dana.

"Hai dana" Linggar melambaikan tangannya setelah itu menatap gua sekilas namun gua sempat liat ia tersenyum lalu ia berlalu dari hadapan kami memasuki kelasnya yang kebetulan bersampingan dengan kelas gua.

"Gua udah dapet nomornya loh" teriak dana kembali antusias.

"Menurut gua dia biasa aja" ucap gua

"Ah Luna, kok gitu. Dia keren kok ganteng lagi"   bagaimana pun kata dana tetap aja gua liat cowok itu biasa aja.

Asal kalian tau dulu gua sama dengan dana suka sekali berburu cowok genteng dan keren, kita dulu sering banget ngegosip tentang mereka setiap kali ketemu.

Namun seperti yang gua bilang di awal gua berubah total sejak lulus SMP semuanya jadi biasa aja bagi gua.

Dan semuanya jadi menyebalkan, gua ngerasa harus jadi cewek cuek dan jutek entah apa alasannya dan sekarang itu sedang gua lakuin dan hanya berjalan begitu aja tanpa gua rencanakan.

***
Vote+comen.
Jangan lupa tinggalkan jejak
Setelah membaca.
Terimakasih.

The Secret Of LoveLa tua prossima ossessione. Scoprilo ora