•Heboh!

81 5 1
                                        

Hari ini kembali seperti biasa. Apel pagi dan kemudian KBM. GBN telah selesai satu hari yang lalu.
Kali ini barisan para senior sudah tertata rapi. Anak-anak 10Antariksa2 masih malas-malasan, berjalan di koridor.

"Gue capek banget njay!"

"Apalagi gue, udah kaya ayam geprek nih badan"

"EH GUE MAU DONG AYAM GEPREK!" teriak Ayu dari belakang.

"AKU KESAL DENGAN JARAK!" kali ini Tata yang berlari, menabrak teman-temannya. Dan menyanyi seperti orang gila disepanjang koridor. Lah? Bukannya udah setres itu cewek?

"ELAHH DAHH ITU BOCAH BERDUA PEN GUE BOTAKIN YA?!"

"ANAKNYA SULE, SINI LO!"

Tata terlalu bodoamat dengan teman-temannya. Dia tetap melanjutkan kegiatannya. Dan dengan cepat mereka sudah baris dihalaman depan. Dekat dengan Balai Utama.

Pagi ini sangat panas, membuat pusing semua siswa. Termasuk Tata, ya sejak tadi merasa sangat pusing. Padahal tadi kelakuannya mirip orang hutan. Sekarang malam kicep. Dia tidak bisa menahannya lagi, hingga akhirnya jatuh.

Brukk....

Nano yang melihat itu langsung menepuk bahu Bagus, untuk membawa Tata.

"TATA!"

"EH PANGGILIN PMR!"

"PAK JOKO! ADA YANG PINGSAN PAK!"

"AQUA! AQUA DONG!"

"MIJON MIJON!"

"KERANDA MANA?!"

"HEH BUKAN KERANDA! TANDU BEGO, SINI GUE SUMPEL PAKE KANCUTNYA LUCIN!"

Semuanya heboh. Tidak semuanya, hanya barisan 10Antariksa2. Ocehan-ocehan dimana-mana. Hingga manarik perhatian pembina apel.

Tidak lama kemudian PMR datang membawa tandu, dan segera membawa Tata ke UKS.

10Antariksa2 ikut bubar. Tapi, cegahan pak Joko, yang tadi berada dibarisan 10Antariksa2. Membuat mereka berbalik dengan umpatan.

"Pak itu temen kita pingsan pak!" Ucap Nono kesal.

Tapi akhirnya, mereka menurut. Peraturan tetap peraturan.

###

10Antariksa2 sudah berbondong-bondong menuju UKS.
Sumpah! Ini udah kaya mau demo.

"Tata jelek!" Teriak Bagus.
Mereka menghampiri Tata, yang sedang duduk dibangkar. Seperti petugas PMR sedang sibuk. UKS nya sepi. Macem hatiquee>•<

"He? Mau demo? Ngedamprat DPR? Bukannya udah selesai?"

"Iya! Mau ngedemo lo! Pake pingsan segala, sok cantik banget lagi pingsannya"

"Mana ada pingsan cantik! Pingsan gue ya kaya gitu No! Ngajak tawur lo?!"

Mereka hanya menyaksikan Nono dan Tata bertengkar.

"Auu dah gue mau pingsan lagi, bye!"

Semuanya mengerjapkan mata, hingga teriakan Ayu membuat heboh.

"TA! JANGAN MATI!"

"HAH?!"

"PANGGILIN DOKTER CEPETAN!"

"MINYAK KAYU PUTIH!"

"KIPAS! KIPAS!"

"BAGUS CEPETAN! MANA MINYAK KAYU PUTIHNYA"

Semuanya lari kesana-kemari, menari alat bantu. Ini kelas bego semua apa gimana? Padahal udah tau dikibulin sama Tata, masih aja panik. Yang modelan seperti ini, teladan? Hadehh.

"TUHAN, CABUT AJA NYAWA MEREKA! TATA MERASA KASIHAN SAMA MEREKA YANG BEGO NYA GAK SEMBUH-SEMBUH DARI EMBRIO!" Ucap Tata menghentikan kehebohan mereka.

"Katanya pingsan Ta? Udah bangun?"

"HE! LO PERNAH LIAT BERUANG SALTO GAK?"

"enggak, emang ada?" Ucap Bagus polos.

"ADA GUS ADA! GUE LIAT TADI PAKE DENGKUL!"

Kali ini kesabarannya sudah habis. Gila memang!
Cewek itu pikir temannya bakal kalem-kalem kaya putri solo. Ini malah kaya cacing dioven.

"KALIAN BUBAR! DIMANA-MANA BIKIN RIBUT!"
Seorang senior cowok masuk ke dalam UKS, dengan tatapan tajamnya. Sepertinya dia kelas 12. Semuanya langsung kicep. Termasuk Tata yang tadi masih mengumpat teman-temannya.

"Iya bang maaf, kita salah" ucap Bagus selaku ketua kelas.

10Antariksa2 keluar dari UKS, dengan Tata yang dipapah oleh Ayu dan Siska.

"Wah, diamuk Abang!" Teriak Nono.

"Sumpah No, tadi gue bingung mau ngomong apa, untung gak gagap" jawab Bagus.

Mereka semua kembali ke kelas, dengan cekikikan dikoridor.
10Antariksa2, kelas paling bar-bar.














Haii kembalii lagi akunya.....
Tolong tinggalkan jejak ya, dengan memberikan voment
Terimakasih semuaa>•<


You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Dec 06, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

NHS-!Where stories live. Discover now