2. Frontal

37 10 3
                                        

Ken berjalan melewati koridor-koridor kelas menuju kelas Bella.

Setelah sampai di kelas Bella, Ken mencari keberadaan Bella, rupanya Bella sedang duduk rapih sambil membaca novel.

Kenley mengambil alih novel yang sedang dibaca oleh Bella. Dan Bella menaikan kepalanya.

"Lo ngapain sih? Sini balikin novel gue, nggak lucu, balikin!"Seru Bella kesal.

Ken menatap wajah Bella senyum, bagi Ken maupun Bella lagi marah- marah wajah nya tetap cantik dan lucu.

"Gue suruh lo balikin novel gue, bukan senyum-senyum najis kayak gini."

"Bell, gue tuh suka sama lo." Kata Ken frontal.

Para murid di kelas ini terkejut dengan perkataan Kenley barusan, Bella belum lama mengenal Ken, begitupun Ken.

Bukan murid-murid disini doang yang terkejut Bella pun ikut terkejut juga.

"Dari awal kita ketemu Bell, gue udah suka sama lo. Bagi gue lo orang yang terbaik buat gue Bell."

Bella terdiam menatap Ken. Ken sangat nekat untuk mengatakan hal itu secepat ini padahal mereka baru kenal tadi pagi.

Bella menggelengkan kepalanya lalu bangkit dari duduk nya, setelah itu Bella keluar kelas, Al pun mengekori Bella.

"Bell, gue belum selesai ngomong."

"Bell!"

"Gue sayang sama lo Bell." Teriak sekencang mungkin.

Bella terkejut sekaligus malu. Ken begitu bodoh untuk mengatakan hal ini kepadanya, apa yang spesial dari gue? Kita baru aja kenal dan lo udah suka sama gue.

Bella terus berjalan menuju rooftopp, Ken masih saja mengikuti Bella, akhirnya Bella mencari jalan keluar agar Ken tidak mengikuti nya lagi.

Bella memutuskan untuk pergi ke kamar mandi terlebih dahulu sebelum pergi ke rooftopp.

Bella masuk ke dalam kamar mandi cewek, dan menutup pintu kamar mandi nya sangat rapat.

Ken berhenti ia tidak bisa mengejar Bella lagi, akhirnya Ken memutuskan untuk menemui Bella saat pulang sekolah.

⭐⭐⭐

"Maksud dia apa sih ngomong kayak gitu?" Tanya Bella pada diri sendiri sambil menatap cermin.

"Bell, Lo nggak akan mungkin suka sama dia, Bell."

"Inget tujuan utama lo bell, Lo harus dapatin beasiswa ke Amerika itu. Dan Lo nggak boleh balas perasaan dia."

"Ingat Bell, dia cuma ingin mainin perasaan lo doang, jadi Lo nggak usah baper dan banyak respon sama dia."  Ucap Bella frustasi gara-gara frontal Ken di kelas barusan.

Bella keluar dari kamar mandi langsung menuju ke kelas.

Sesampainya Bella di kelas, teman-teman sekelas Bella menanyakan hal tadi kepadanya. Bella tidak merespon nya sama sekali pertanyaan-pertanyaan yang di timpal kan oleh teman-teman sekelasnya.

Bella menghampiri Alana lalu duduk di samping Alana.

"Al."

"Gue juga kalau jadi lo kaget kok, Bell. Gue baru tau Ken senekat dan seberani itu nyatain cinta nya sama lo." Alana slalu mengerti perasaan sahabatnya. Alana sangat paham gimana Bella.

SOMETHING IN YOUHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora