"Semua pria maupun wanita pasti memandang seseorang dari luar terlebih dahulu, mereka selalu ingin memiliki pasangan yang sempurna dimatanya dan dimata semua orang . Begitu pun wanita,berlomba-lomba untuk tetap terlihat cantik dengan berbagai gaya. Berbeda halnya dengan Citra, ia gadis yang terlahir sebagai anak orang kaya. Ayah Citra seorang pengusaha Fashion dan Ibunya seorang Desainer ternama.
Disekolah Citra selalu diejek teman-temannya karena memiliki selera fashion yang rendah. Citra seorang gadis yang lugu dan kutu buku, penampilannya juga sangat sederhana. Ia memakai kacamata, rambut yang selalu dikepang dua layaknya orang kampung yang sangat terpencil dan gigi yang berkawat".
"Citraaa"
"Apa kamu udah ngerjain tugas biologi kemaren" . Citra dengan terbata-bata mengiyakan pertanyaan dari Alex,teman sekelasnya.
"Boleh dong bagi-bagi jawaban?", Citra menunduk lalu tersenyum, "iya boleh kok". Alex pun kembali ke mejanya dengan membawa buku Citra, dan teman-teman lainnya mengikuti Alex ke meja yang sedang menulis jawaban.
Setelah pelajaran selesai, lonceng istirahat pun berbunyi "teng teng teng". Semua teman sekelas Citra pergi ke kantin untuk mengisi perut yang mulai demo.
Seperti biasa Citra membawa bekal sendiri untuk dimakan saat istirahat, ia langsung pergi ke kursi taman belakang sekolah dan mengeluarkan sekotak bekal yang berisi roti berselai coklat lalu memakannya.
(Kantin)
"Lex, lo mau makan apa biar gue pesenin" . Alex terdiam sejenak sambil memikirkan mau makan apa.
"Mie ayam boleh lahh, kebetulan udah lama ga makan mie ayam pak Amat yang enaknya kebangetann, iya gak pa" . Pa Amat langsung menjawab secara spontan "yaiyalahhh,kan mie ayam bapak pake resep rahasia nak Alex" pa Amat kemudian menjulurkan lidahnya kepada Alex yang membuat suasana kantin semakin ramai dengan gelak tawa Alex dan teman-temannya.
Dua puluh menit berlalu, waktu istirahat sudah terlewat dan pelajaran kembali dimulai. Dan Pembelajaran dilakukan seperti biasanya.
.
Tak terasa pembelajaran disekolah sudah berakhir tepat jam 15:50 .
Semua siswa dan siswi SMA Mulia Bakti bergegas untuk pulang, kelas Citra seketika senyap seperti tak berpenghuni. Citra pun cepat-cepat membereskan buku-buku diatas mejanya lalu keluar dari kelas dan menuju depan pagar sekolah menemui supir yang menjemputnya dengan mobil BMW berwarna hitam pekat yang sangat mulus.
Sedangkan Alex pulang dengan motor gedenya dan membawa seorang gadis cantik nan putih. Ya, itu adalah Icha incaran para lelaki disekolah. Icha cukup terkenal karena ia mengetuai cherrleader dan pandai bersolak- solek kemanapun ia pergi.
hanya tiga puluh menit dari sekolah menuju rumah Citra tanpa macet dijalan. Mobil BMW itu langsung memarkirkannya didepan rumah mewah dan besar berwarna putih yang juga memiliki halaman yang luas.
"Makasih ya pak untuk hari ini" sembari pintu mobil dibukakan oleh supirnya. "Iya neng sama-sama".
Citra membuka pintu besar itu dan masuk, lalu ia segera keruang kerja ibunya yang terletak searah dengan kamarnya.
Citra membenarkan kacamatanya lalu ia bersihkan sembari menghilangkan debu yang menempel dan memasangnya kembali, "Tok tok tok" citra mengetuk pintu kerja ibunya, "masuk aja sayangg" .
Ia membuka pintu dan memanggilnya.
"Mamaaaaa"
Citra melihat ibunya sudah kembali dan langsung memeluknya dari belakang.
"Ehh Citraa, anak mamaa udah pulang yaa sayangg" . Citra pun mengangguk.
"Mama kapan pulang dari newyork, kok ga kabarin Citra buat jemput ke bandara?" .
"Maaf yaa sayangg, mama pulang tadi pagi jam 7 dan kamu pasti udah berangkat sekolah, mama ga mau kalau anak mama ketinggalan pelajarannya karna menjemput mama. Kamu tau darimana mama udah pulang?".
Citra tersenyum dan mencium pipi ibunya. "Tadi pak bayu-supir kita kasih tau Citra kalau mama udah pulang".
Ibunya tersenyum " udah mandi sana, sebentar lagi papa pulang loh, setelah itu langsung turun kebawah yaa sayangg biar kita makan malemnya bareng".
"Baik,maa".
Makan malam pun sudah selesai, kini saatnya Citra kembali ke kamarnya dan belajar.
Handphone tipis nan mahal itu langsung ia nonaktifkan agar tidak mengganggunya.
Hingga pukul 21:56,
Malam yang sunyi membuat mata Citra mengantuk.
"Ugh lelah sekali hari ini" sembari merebahkan badannya ketempat tidur yang sangat empuk itu.
Handphone yang ada ditempat tidur itu pun kemudian ia aktifkan dan "pipp" tertulis pesan masuk . Citra membuka pesan itu dengan kagetnya ternyata pesan dari...
hayoo penasarann kann?
Jangan lupa di vote dulu dongg 😚
Biar samangatt bikin kelanjutannya
YOU ARE READING
Level Up
Teen Fiction"Seorang gadis lugu terlahir sebagai anak pengusaha fashion dan designer ternama. Perbedaan mencolok gadis itu dengan orangtuanya pun menjadi bahan ejekan teman-temannya disekolah. Gadis itu Citra,ia hanya memiliki satu orang sahabat yang bernama A...
