"Hanna!" begitu keras ia memanggil si pemilik nama. Namun tak sekalipun pemilik nama itu berbalik menatapnya walau hanya sedetik. Hujan tak ia hiraukan. Bahkan gadis itu pun lebih tak peduli dia harus sakit. Lagipula secara batin dia sudah banyak terluka.
"Han, plis. Let me explain.. " suaranya kian merendah. Mungkin sudah terlalu sulit mendapat maaf dari Hanna hingga sampai seperti ini.
"Han..." kali ini Hanna berhenti. Tidak berbalik menatapnya yang berada tepat di belakang Hanna. "Han, aku tidak bermaksud untuk... "
"Cukup, aku lelah. Lebih baik kamu pulang saja" belum selesai kalimatnya, Hanna langsung memotong dan membalas dengan tak acuh. Namun hal itu belum membuatnya mundur. Rinai hujan yang kian menderas tetap membuatnya kukuh berdiam diri demi maaf yang diterima.
"Aku tidak akan kembali sebelum kamu bersedia memafkanku, Han" ucapnya tegas. Kali ini, Hanna berbalik dan bersedia mendengarkan.
"Oh ya, lalu bagaimana caranya? Bagaimana aku mungkin memaafkanmu, Rai?" kali ini Hanna berbalik tegas. Suara seraknya teredam derasnya hujan sore itu. Keduanya saling diam. Hanna masih menunggu jawaban Raihan yang juga diam.
"Beri aku kesempatan ke dua.."
*****
Ola! Akhirnya aku kembali dengan nama baru mwehee~ mungkin kalian tadinya ada nge follow Kyuka_caramell a.k.a akun lamaku yg uda berdebu huhu T_T, jd lbh baik unfoll aja ya, soalnya aku bakal lanjut di sini nih...
Truth, walaupun sebenernya td tu ga mau lanjut ke dunia orange ini, tp karena ada yg request dan kepingin aku post story in here, yaa uda deh gini :v
Hope you like this guys, Happy Reading ✨
Tenang, ini masih prolog. Ntr kalo votenya banyak aku lanjut hehe (wkwk)
KAMU SEDANG MEMBACA
Second Chance
Fiksi Remaja⏩ DISCLAIMER ⏪ ✴ No inces ⛔ ✴ Pure sibling ✅ ✴ Slice of life (and a lil romance) 💫 ✴ Angst warning 🚨 ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Manusia berisikan segudang kesalahan. Tak jarang kesalahan itu merupakan penyebab hati yang terluka. Di sinilah Raihan harus segera...
