"MAUNYA KAMU ITU APA SIH MAS?" Teriak seorang wanita setengah paru baya sambil menangis.
"SAYA GA MINTA APA-APA DARI KAMU CUKUP KAMU DIAM DAN TIDAK USAH BANYAK PROTES!" Teriak pria setengah paru baya marah.
"MEMANGNYA SALAH MAS? AKU INI ISTRI KAMU!" Teriak wanita itu kembali.
"MULAI SEKARANG TIDAK LAGI. SAYA INGIN CERAI DARI KAMU DAN PERGI SEJAUH MUNGKIN DAN JANGAN BERHARAP KAMU AKAN DAPAT HARTA GONO GINI DARI SAYA SEDIKITPUN." Teriak si pria murka.
"SILAHKAN AKU GA BUTUH HARTA GONO GINI!" Teriak wanita itu.
Setelah perdebatan tersebut sang pria setengah paru baya tersebut pergi.
Terlihat dari celah pintu kamar di lantai 2 seorang remaja wanita menangis tanpa suara dan tak lama kemudian ia pun turun.
"Mah" Panggil remaja wanita tersebut.
Caroline Margaretha. Orang yg dipanggil mama oleh remaja wanita itu langsung cepat-cepat pergi meninggalkan rumah tersebut.
"Mah mama" Teriak remaja wanita sambil menangis tersedu-sedu.
Tak lama kemudian datang seorang remaja lelaki yg kira-kira umurnya tidak jauh beda dengan remaja wanita itu mungkin sekitar 2 tahun lebih tua.
"Bang" Panggil remaja wanita.
Namun yg dipanggil hanya diam dan tetap terus berjalan tanpa mendengarkan panggilan tersebut.
"Bang" Panggil remaja wanita tersebut kembali.
"ABANG!" Teriak remaja wanita.
"KENAPA SIH BANG GA ABANG GA MAMA GA PAPA SEMUA SAMA KENAPA SEMUA KAYA YG BENCI KE ALISHA MEMANGNYA ALISHA SALAH APA SAMPE KALIAN DIEMIN ALISHA KAYA GINI" Teriak remaja wanita itu kalap.
Reyhard Putra Margaretha. Orang yg dipanggil abang oleh remaja wanita tersebut akhirnya berhenti berjalan namun tidak menjawab pertanyaannya jangankan menjawab menengok saja tidak.
Dan tak lama Reyhard pun melanjutkan langkahnya yg sempat terhenti.
¤¤¤¤¤¤
Selamat bertemu kembali di chapter berikutnya❤.
Jangan lupa vote+comment:)
YOU ARE READING
NATHALA
Teen Fiction-Nathala Arkana Farzan Cowok tengil,biang onar,rusuh,brengsek dan merupakan pentolan murid pemberontak SMA Pratama Jaya. -Alisha Putri Margaretha Remaja dengan sejuta masalah ntah itu percintaan maupun keluarga. Orang hanya memandang dirinya dari lu...
