Kisah ini berawal dari sebuah hujan yang turun kebumi, menghantarkan berbagai macam rasa, awalnya aku tak pernah tau mengapa semua cerita kisah kasih berawal dari hujan, namun itulah adanya.
Hingga saat ini aku selalu mencintai hujan, hanya hujan yang mampu menjaga rinduku padanya, rindu yang tak pernah bisa dituntaskan, rasa yang tak pernah tersampaikan, dan kata manis yang tak akan pernah terucapkan.
Dia, dia masih dan akan terus berada di ruang istimewa dalam hatiku, aku tak akan memungkiri jika kali ini aku mungkin sudah jatuh cinta untuk yang kesekian kalinya, namun percayalah cinta ku untuk nya akan selalu bertahta, karena dia teramat teristimewa.
" Ya.... Udah mau hujan, ayo balik"
"Iya, sebentar lagi!"
Aku tersenyum memandangnya. Tak peduli dia bisa melihat senyumku atau tidak, tapi aku percaya dia bisa.
"Aku pulang dulu, semoga kelak kamu bisa mengingat ku lagi.... "
Tuhan maha baik, tak ingin melihat orang tercinta ku merasa sakit, aku bersyukur walau terkadang bersedih mengapa aku bisa dilupakan lantas ditinggalkan oleh orang sebaik dirinya.
Kisah yang berawal dari hujan, juga akan berakhir dengan hujan, hujan yang mematikan berbagai macam rasa dan menyelimuti kabut duka dalam tetes demi tetesnya. Aku sangat berduka ketika semuanya berakhir. Tuhan tolong jaga dia untuk ku.
YOU ARE READING
Centi Meter
Teen FictionTerkadang manusia itu aneh, mampu menangisi yang pergi namun gagal melihat dia yang mengharapkanmu. padahal dia itu dekat bagai centi dalam ukuran. Ini bukan sekedar tentang aku, kamu atau dia dan bukan juga tentang mereka tapi semua tentang kita, t...
