- Tatapanmu seakan memenjarakanku, membuat jantung ku berdebar tak karuan.-
~Ashlyn~
.
.
Sebuah mobil lamborghini gallardo keluaran terbaru berwarna biru laut terlihat masuk ke pekarangan sebuah sekolah ternama di Jakarta, SMA ADIYATAMA. Membuat semua pasang mata disana terbelalak kagum. Seorang lelaki keluar dari mobil mewah tersebut, ia menyisir rambutnya kebelakang dengan menggunakan tangannya membuat semua siswi yang melihatnya berteriak histeris. Dia adalah Alvano Dirgantara.
Di hari pertamanya pindah, ia sudah melanggar banyak peraturan. Salah satunya adalah tampilannya saat ini, baju dikeluarkan, tidak memakai dasi, sepatu berwarna abu abu dengan tali hitam. Walaupun begitu ia tetap dikagumi oleh banyak kaum hawa karena parasnya yang diatas rata rata.
"Ya lord, lihat.. lihat.. kayaknya dia murid baru deh. Astaga dia ganteng banget." Bisik bisik dan decak kagum semakin terdengar saat dia keluar dari mobilnya.
Alvano sebenarnya tidak berniat untuk mendengar orang orang di sekitarnya itu bicarakan. Tapi bagaimana bisa dia tidak mendengarnya jika orang orang itu membicarakannya dengan sangat keras?.
'Ck! Kayaknya gue kelewat ganteng deh'. Batinnya.
Alvano berjalan menelusuri koridor mencari letak ruang guru. Karena ini pertama kalinya Alvano datang ke sekolah barunya dia masih merasa asing dengan lingkungannya. Dia berjalan sangat lamban meneliti satu persatu ruangan yang berkemungkinan adalah ruangan yang sedang dicarinya.
Hampir putus asa karena tak kunjung menemukan ruang guru, Alvano memutuskan akan bertanya pada seorang siswi yang sedang berjalan berlawanan arah dengannya.
"Eh, ruang guru dimana ya?" Tanyanya pada siswi yang sedang melintas itu saat sudah dekat dengannya.
Namun siswi tadi hanya menoleh dan langsung melanjutkan jalan cepatnya.
"Kenapa tu bocah ya? Ada yang salah sama gue? Perasaan gak ada tuh. Tau ah, Sinting kali tu cewek." Alvano terus berjalan dan tak lama kemudian dia menemukan ruangan yang di atasnya tertulis 'ruang guru' langsung saja ia masuk dengan santai.
🍒🍒🍒
Ruang kelas saat ini sangat bising karena guru mata pelajaran jam pertama tidak masuk membuat para murid terbebas. Seperti biasa cewek cewek duduk berkelompok dan saling curhat sedangkan para cowok ada yang bermain game online dan juga ada yang melakukan hal lain.
Pintu terbuka, sontak membuat semua murid terdiam dan kembali ke meja masing masing. Tapi, ternyata yang datang adalah Ashlyn.
"Oh astaga, Ashlyn!" Teriak salah satu siswa yang ada di kelas tersebut. "Lo bikin kita jantungan tau nggak." Protesnya lagi. Ashlyn melihat itu hanya menunjukkan deretan giginya. "Sorry!" Ashlyn kembali ke tempat duduknya dan suasana kelas kembali ribut.
"Udah lo bokernya?" Tanya Ava sahabat Ashlyn.
"Udahlah, gue kan udah disini, ih gimana sih lo." Ucap Ashlyn lalu menoyor kepala Ava.
"Aw" Ava meringis lalu memukul pelan lengan Ashlyn.
"Uhh.. lega banget tau nggak Va." Ucapnya lagi sambil mengusap usap perutnya.
"Lama banget, ketiduran ya lo di sana?"
"Ih, nggak ya. Gue itu udah kebiasaan dari kecil kalo lagi boker pasti lama." Ashlyn nyengir.
Tak lama pintu kembali terbuka membuat semua siswa kembali terdiam menengok ke arah pintu dan masuklah seorang guru yang ditakuti oleh semua murid di sekolah ini, Pak Simbolon.
KAMU SEDANG MEMBACA
Crazy Boy
Fiksi Remaja'Amazing cover by : @Asalutfiats ' Ashlyn Aurora, cewek cantik blasteran yang tinggal di indonesia. Sebelumnya dia adalah manusia paling setia menunggu cintanya datang kembali. Bertahun tahun lamanya tapi tak kunjung jua dia menemui sang pangeran h...
