Dapur adalah tempatnya meracik segala makanan dan minuman sebagai pemuas kelaparan. Sedang hati adalah tempatnya meracik segala ungkapan dan rayuan sebagai pemuas perasaan.
Kali ini ia meletakkan hati di dalam dapur. Dan ia meletakkan segala ungkapan–rayuan di atas makanan–minuman. Sajian yang sedap dikecap bersaling dengan kata manis yang sedap diucap.
Buku harian dari seorang wanita bahagia yang Melihat Dapur Berbunga. Bagaimana kedatangan seorang pecinta sekaligus penikmat masakannya telah mengubah cara ia menabur garam dan gula.
YOU ARE READING
ANTOLOGI PUISI MELIHAT DAPUR BERBUNGA
PoetryKATA PENGANTAR Salam hangatku untuk tamu-tamuku. Terimakasih karena telah mampir. Duduklah, akan ku sajikan kudapan ringan. Romantisme, bukan setoples kue nastar ataupun kastengel. Dan apakah kata cinta cukup memabukkanmu daripada sebotol anggur ma...
