Prolog

24 3 0
                                        

Happy Reading guys


Hari minggu adalah hari yang paling termager untuk beranjak pergi dari atas kasur, seperti seorang gadis ini yang bernama Anindira Quenby Elvina atau bisa dipanggil Dira.

Tok Tok Tok

"Dira bangun sayang udah siang, sarapan dulu yuk". Ajak mamah Vina sambil mengelus kepala putri satu-satunya itu.

"Eummm, eh iya mah Dira mandi dulu nanti Dira nyusul ke bawah". Ucap Dira

"Ya udah cepet ya mamah tunggu di bawah". Ucap mamah nya.

Dira pun mengangguk sambil menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

"Pagi mah, pagi pah". Sapa Dira ketika sudah berada di meja makan.

"Pagi sayang". Balas orang tua dira.

"Oh ya sayang gimana sama sekolah kamu ?". Tanya  ayah Elang kepada putrinya.

"Baik kok pah, ya kayak biasa nya". Balas Dira sambil memakan makanan nya.

"Bagus lah kalau begitu, papah hanya ingin memberi tau bahwa besok papah harus berangkat ke Jogja untuk mengurus perusahaan papah disana karna ada yang bermasalah".

"Jadi kamu dirumah baik-baik ya sayang, maaf papah selalu ninggalin kamu sendiri". Ucap papah nya dengan nada sedih

"Gak papa kok pah, aku ngerti papah kerja juga kan buat aku sama mamah". Sambil tersenyum manis ke arah papahnya itu.

"Makasih ya sayang udah ngertiin papah".

"Iya pah". Sambil tersenyum manis.

****

Hari ini Dira tidak melakukan kegiatan apa pun, dia hanya menonton tv sambil nyemil makanan ringan sungguh hari yang membosan kan itu menurut Dira.

"Dira". Teriak sang mamah dari arah dapur.

Dengan langkah malas Dira pun beranjak pergi ke dapur.

"Apa mah? ". Tanya Dira

"Tolong kamu belikan bahan-bahan untuk buat kue ya di Alfamart, ini daftar nya dan ini uang nya soal nya ada tetangga baru disebelah, mamah mau buat kue". Suruh mamah nya.

"Ya udah Dira pergi dulu, assalamualaikum".

"Waalaikumsalam". Jawab mamah Vina

Ketika sudah sampai di Alfamart Dira mulai mencari bahan-bahan yang di perlukan untuk membuat kue. Tapi tiba-tiba saja ada yang menabrak nya, semua barang terjatuh tapi Dira tidak merasa sakit malah seperti melayang di udara, saat membuka mata  ternyata seorang pria yang menolong nya cukup lama bertatapan akhir nya kedua pun menyadari nya.

"Sorry, gak sengaja". Ucap pria itu dengan wajah datar nya.

"Eh... iya gak papa". Ucap Dira dan pria itu pergi begitu saja tanpa niat membantu memberes kan barang-barang yang terjatuh.

"Dasar aneh cuman minta maaf doang, bantuin kek". Gumam Dira sambil mengambil barang yang terjatuh dengan kesal.

Ketika sudah selesai membayar Dira pun segera pulang.

"Ni mah barang nya". Ucap Dira ketika sudah didapur.

"Makasih ya sayang". Jawab mamah vina

Bintang Yang DirindukanStories to obsess over. Discover now