FIX YOU! (part35)

27.7K 1.1K 4
                                    

Sebelum tidur, gue sempatkan mengatur alarm dan mengirimi Prilly pesan singkat.

*Via SMS*

Me : Haloo mungil, lo udah tidur belum? Kalo belum cepetan tidur yah, gak baik tidur malemmalem, apalagi badan lo masih belum fit, dan kalo udah tidur, selamat malam ya bawel, minum tuh obat lo, mimpi indah yaaa, gue sayang sama lo, byee!

Setelah sms itu terkirim, gue masih berfikir sejenak atas sikap Prilly tadi, dan karena gue kira Prilly udah tidur, gue akhirnya tidur, entah kenapa badannya capek sekali.

Gue terbangun pukul 07.00, gue yakin banget Prilly belum bangun karena dia memang kebo.

Dengan wajah berseriseri gue menuju kamar mandi, setelah selesai bersiapsiap, gue menuju rumah Prilly, "yeyyy, ketemu Prilly, yeyy, nginep dirumah Prilly" batin gue dengan senyum khas gue yang selalu menggigit bibir bawah gue.

Dan saking seneng nya, gue lupa sama hp gue, "duh bodoh, hp gue" kata gue menepuk jidat gue sendiri, gue berbalik badan dan mengambil hp gue, gue melihat ada pesan masuk tadi malam.

*Via SMS*

Prilly : Iya buncit, ini mau tidur kok, gue juga udah minum obatnya, lo juga ya mimpi indah, gue juga sayang sama lo, bye!

Ternyata itu sms dari Prilly, jadi setelah gue tidur ternyata dia bales sms gue, dan balesannya pun bikin gue lega.

Gue bersemangat banget hari ini, dengan perasaan senang gue langsung melajukan mobil gue kerumah Prilly, akhirnya sampai.

Gue turun dari mobil dan mengambil barang gue di bagasi, lalu gue memencet bel rumah Prilly, "assalamualaikum, permisi" teriak gue, gak berapa lama dan udah gue tebak pasti mama Prilly yang keluar.

"Halo nak Ali, waalaikumsalam, kamu jadi nginep disini kan?" Tanya tante Uli sumringah, "hehe, iya tante, nihh udah bawa barangbarang Ali, oh ya tante, Prilly nya masih tidur kan?" Tanya gue waswas takut Prilly udah bangun.

"Iya nak Ali, Prilly tuh masih tidur, dia kayaknya capek deh" jawab tante Uli, dan benar, yuhuuu Prilly masih ngebo, Tuhan berpihak pada gue! "yaudah tante, Ali boleh kekamar Prilly kan?" Tanya gue, "boleh kok nak Ali, yaudah gih kekamar Prilly biar tuh anak bangun" jawab tante Uli.

Gue menuju ke kamar Prilly, tapi sebelum itu gue kekamar gue untuk meletakkan barang bawaan gue, gue membuka pintu kamar Prilly dengan perlahan.

Setelah terbuka gue tersenyum karena Prilly masih tidur dengan muka polos, dan memang sepertinya dia kelelahan.

Gue berjalan perlahan ke arah Prilly, duduk disampinya dengan pelanpelan karena gak mau tidur cantiknya terganggu.

Gue mengusapusap rambut Prilly dan mengecup keninya sekilas, turun ke pipi, ternyata bertapa chubbynya Prilly ini.

Hampir 1 jam gue dikamar Prilly, gue masih memandangi dia, memang gue betah, dia menjadi candu tersendiri bagi gue.

Prilly terlihat mengerjapngerjapkan matanya dan meregangregangkan ototnya, dia belum sadar sedari tadi gue ada disebelahnya dengan terus menatapnya tanpa bosan.

"Hai, selamat pagi" kata gue sumringah, Prilly reflek menoleh dan kaget dengan tatapan -kok lo ada disini-, "gue mau liat lo tidur, dan untung banget pas gue kesini lo belum bangun" kata gue cengengesan.

"Ihh apaan sih lo, bisabisanya, ini masih pagi woy" kata Prilly sebal, gue pun hanya tertawa, "gue disuruh nginep disini sama mama lo, nyuruh nemenin san ngejagain lo" kata gue polos, "oke kalo gitu gue mau mandi dulu, lo keluar atau gue lempar lo" jawab Prilly dengan sikap galaknya.

"Calm down mungil, tenang, gue bakal keluar kok" kata gue beranjak pergi, "tapiiii....." tambah gue ngantung, "gue cium lo dulu" gue langsung mencium Prilly tibatiba dan langsung melesat pergi, "Aaaaallliii, awas lo!" Teriak Prilly dari dalam, gue hanya cengengesan saja.

FIX YOU!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang