bagian 34

1.7K 55 0
                                    


Maafkan typo bertebaran

Follow

Vote dan komen guys

Baca juga cerita baruku judulnya "HANDSOME CEO" yaa😍😍😘




"gimana udah sia...."ucapnya terhenti kala melihat istrinya terlihat sangat cantik di depannya membuat Devan terbengong

"kenapa kak apa ada yang salah"tanya Adela bingung

"iya ada  yang salah kenapa istriku ini cantik banget aku jadi gak rela kecantikan kamu di lihat orang lain"ucap Devan membuat Adela terkekeh

"yang pentingkan Adel milik kak Devan udah ah ayoo berangkat nanti telat"ucap Adela kemudian menarik tangan suaminya karena mama dan papanya juga sudah menunggu di mobil mereka berniat berangkat bersama dengan Devan yang menyetir dan Adela duduk di sampingnya sedangkan orang tuanya di belakang.
Devan melajukan mobilnya dengan kecepatan rata rata tapi mendadak Devan menghentikan mobilnya di pertengahan jalan.

"loh kok berhenti"tanya adela

"bentar sayang aku ambil kado buat Ardi sama Tifa dulu"ucap Devan kemudian keluar mobil dan menemui seseorang yang sudah menunggu di depan toko itu Adela menatapnya bingung melihat mereka berbicara sepertinya serius namun biarlah nanti juga suaminya akan memberitahukanya.

"udah Dev"tanya papa

"udah pa"jawab Devan kembali melajukan mobilnya menuju tempat pernikahan Tifa dan  Ardi.

Tak perlu waktu lama mereka sampai Adela menatap sekelilingnya pernikahan sahabatnya tak kalah mewah dari pernikahanya terlihat tamu sudah banyak yang datang lalu Adela menggandeng tangan suaminya mereka berjalan beriringan membuat beberapa orang terkagum melihatnya mereka terlihat sangat serasi.

"sayangkuhh akhirnya nikah juga selamat ya  samawa cepet kasihh Adel ponakan"ucap Adela mencium pipi sahabatnnya itu

"makasih udah pulang demi hadir di pernikahan gue  , gue kira lo gak dateng , lo juga dong buruan punya baby udah lama nikah juga"ucap Tifa membuat Adela merasa panas pada wajahnya untung saja Adela memakai blush on jadi tidak telihat wajahnya yang sudah jelas memerah itu.

"tunggu aja"jawab Devan menatap Adela genit membuat Tifa dan Ardi terkekeh

"selamat ya bro maaf gue gak bisa bantu kemarin gara gara lo cuti gue gak ada waktu istirahat sedikitpun"ucap Devan

"iya gue tau bos ehh lo gak niat ngasih  gue kado gitu bos pelit banget"ucap Ardi meledek kemudian Devan memberikan sebuah amplop dari saku jasnya.

"whaitttt apa ini uang ya ..???berapa M bos"tanya Ardi

"ma ribu ma ratus kak"sahut Adela

"ahh bu boss bisa aja makin cintahhhh ehh gak jadi deh udah ada Tifa"jawab Ardi membuat Devan menatapnya malas

"buka aja "ucap Devan kemudian Ardi membukanya matanya melotot melihat dua tiket ke Jepang.

"wesss makasih boskuhh tau aja duit gue abis buat ini lo kasih gue hadiah honeymoon ahhh pengen pelukk"ucap Ardi membuaut Tifa dan Adela geli melihanya

"najis gue gak doyan terong terongan"ucap Devan menghindar saat Ardi merentangkan tanganya seolah akan memeluk Devan membuatnya bergidik.

"hahha ehh tapi hotel udah sekalian kan ngado itu gak boleh nanggung lagian duit bejibun mau buat apa sih kalo gak buat bahagiain orang lain lagi pula bu bos gak doyan shoopiggg mending biayayin honeymoon kita full"ucap Ardi

"nglunjak"sindir Devan membuat mereka tertawa pelan

"itu udah semuanya kalian tinggal berangkat "ucap Devan lagi

LDR (goals)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang