"Tiaaaaaaa..... " panggil ibu dengan teriakan nya yg khas memekakkan telinganya
"Iya maaaaaam",jawabnya dengan malas
Ya tia, gadis SD yang tengah menuju SMP.Ia sedang menjalani ujian nasional di sekolah. gadis yang di kenal tomboy di sekolahnya. Tak hanya tomboy, dia juga memiliki humor yg tinggi tp cuek sm cwok yang belum terlalu di kenalnya.
"Mam,dimana seragam sekolah ku? ".seperti biasa,dia selalu teledor sama barangnya.
"Mama gk tau Tia, kamu ini kebiasaan ya. Makanya kalau pulang sekolah itu di hanger baju nya rapi2".omel mamanya.
Setelah mendengar ocehan mamanya, dia pun mendapatkan seragamnya dan segera memakainya dan pergi ke ruang makan,
"Pagi ma.... ".sapa tia dengan senyuman khas nya.
"Pagi, bajunya dapet di mana?".jawab mamanya yg mulai ngomel lagi.
"Di belakang pintu kamar ma.. ".jawab tia dengan muka di tekuk.
Saat sarapan, dia tak melihat papanya, dan pastinya dia bertanya...
"Papa mana ma? " tanya Tia sambil mangunyah roti sebagai sarapan paginya.
"Papa ada rapat penting di Los Angeles. Jd harus berangkat deluan".jawab mamanya.
"Oh. Ok. Mam aku berangkat ya" kata Tia sambil membereskan seragam dan tas nya
Tanpa menunggu jawaban dari mamanya, Tia langsung keluar rumah dan berangkat dengan supir pribadinya.
Sesampainya di kelas, Tia langsung masuk ke kelas dan mangikuti ujian dengan hikmat.
Walaupun dia gadis yg teledor dan tomboy, Tia merupakan gadis yang cerdas di sekolahnya. Sudah beberapa kali dia di utus untuk mengikuti bebrapa olimpiade nasional di berbagai kota.
Setelah ujian selesai, semua murid keluar dan berteriak karna telah selesai ujian. Dan semua murid pun bermain sepuasnya di lapangan.
Saat sedang seru2 nya bermain, Tia di kejutkan dengan pertanyaan dr temannya.
"Tia, kamu lanjut sekolah di mana? " tanya Hana.
Hana adalah sahabat terdekat Tia dari mulai mereka TK.
"Aku juga belum tau. " jawab Tia dengan santainya dan lanjut tertawa dengan reman yang lain.
"Kita di Nasional Junior High School aja yuk? ".pinta Hana pada Tia
"Ayok. Biar kita bisa sm terus dari kecil".jawab Tia histeris
"Ok. Nanti kita sama ya mendaftarnya!".pinta Hana sekali lagi pada Tia
"Ok. "Jawab tia dengan gaya khas nya yang tomboy itu.
Setelah puas bermain untuk merayakan kelulusan mereka, Tia pun pulang dan pastinya karena udah di tunggu oleh supur pribadinya.
Di perjalanan Tia banyak mengoceh meminta mampir di salah satu super market i jalan untuk membeli ice cream kesukaannya.
"Paman, ayo kita mampir di super market. Aku mau beli ice cream".pinta Tia dengan muka cemberut nya yang jarang ia nampakkan pada orang orang.
"Tapi non, tadi nyonya pesan biar kita langsung pulang ke rumah. Kata nyonya ada yang mau di bicarain nyonya pada non". Jawab supir pribadinya dengan sopan.
"Bentar aja. "Paksa Tia.
Dan akhirnya mereka pun singgah di salah satu super market yang ada di pinggir jalan. Setelah mendapatkan apa yang di inginkannya, Tia pun bisa dengan tenang di dalam mobil.
Setelah sampai di rumah, Tia pun langsung masuk dan pergi ke kamarnya dan mengganti baju seragamnya dengan baju biasa. Setelah Tia keluar dari kamarnya, dia melihat mamanya yg sedang menelfon seseorang di seberang sana
Tia pun langsung mendekati mamanya dan duduk di samping
YOU ARE READING
My Perfect Mind
Teen FictionTia memiliki masa lalu yg cukup rumit. Di paksa masuk pesantren karna dia memiliki sifat yang seperti laki-laki itu. Hingga akhirnya tia bertemu dengan orang orang yang di idam idamkan nya sejak kecil dan dekat dengan mereka hingga seperti saudara...
