1. NEGRI BUKAN SWASTA:v

51 13 1
                                        

Sorry yaa kalo bahasa, dan penaruhan kalimatnya kurang pas~

Happy reading!




    
     Malam hari, Fazillah menutup pintu kamarnya hendak untuk tidur. Esok adalah hari pertamanya masuk sekolah. Ya, dia baru pindah dari bandung. Perpindahannya beralasan 'pekerjaan orang tuanya' ke jakarta.

"Hah, besok dah sekolah aja" fazillah mematikan lampunya, dan menyalakan lampu tumblr sebagai lampu tidur nya

"Bagaimana sekolahku esok ya? " gumam fazillah lalu terlelap.
.

Pukul 05.00
Fazillah sudah selesai sholat shubuh dan mandi. Ia akan bersiap turun untuk sarapan. Sambil menggandeng tasnya iapun turun.

"Pagi ma" Sapa gadis itu kepada ibunya yang sedang duduk dikursi makan

"Pagi juga sayang, ayo sarapan" kata mama fazillah sambil mengetik dihpnya

"Mama ga sarapan?" tanya fazillah kepada ibunya yang sedari tadi selalu melihat hpnya

"Duh mama ada meeting nak, kamu sarapan sendiri aja ya. Nanti sekolah dianter pak'de ujang aja ya. Papamu juga sudah nunggu mama didepan. Dah mama berangkat ya" kecup wanita itu kepada fazillah lalu pergi dengan membawa tas nya

Fazillah pun cemberut, untuk kesekian kalinya ia tak pernah ditemani sarapan. Bahkan dihari pertama sekolahnya ini ia tak diantar orang tuanya. Kesedihan itu hilang karna tiba tiba fazillah sadar kalo dia lama ia akan terlambat sekolah.

"Pagi de zillah, ayo pak'de anter sekolah ya" sapa ramah pak'de ujang kepada zillah

"Pagi juga pak'de" fazillah masuk kedalam mobilnya

Pukul 06.20. Jakarta sudah mulai rame. Kesedihan fazillah masih terbayang hingga diperjalanan. Pak'de ujangpun merasa kasihan dengan gadis itu.

"Dek zillah jangan cemberut dong, semangat! Ini kan hari pertamanya fazillah disekolah baru" kata semangat pak'de ujang itu membuat fazillah sedikit tersenyum. Fazillah lalu bersyukur, masih ada pak'de ujang yang selalu bisa jadi teman curahannya.

"Makasih pak'de" balas senyuman gadis itu

Sekolah baru Fazillah sudah terlihat. SMA NEGRI BUKAN SWASTA. atau biasa dipanggil sman bs. Agak aneh si namanya, 'negri bukan swasta' hahahaha

"Ini bener pak sekolahnya?" tanya fazillah melihat kearah nama sekolah

"Iya dek bener, hahaha lucu ya dek namanya" balas pak'de ujang sambil tertawa

'Deg'

Tertawa? Bukan itu yang dirasakan fazillah. Sejak kecil fazillah bisa merasakan sesuatu yang 'tidak terlihat'. Begitu pula ketika melihat sekolah ini. Ketakutan mulai menghantui fazillah lagi. Tetapi fazillah menepis semua itu. 'Mungkin hanya perasaanku saja' batin zillah.

"Yaudah pak'de aku turun ya pak, makasih dah dianter" fazillah bersalaman dengan pak'denya itu. Lalu turun dengan rasa menerima semua.

"Kelas apa ya gue? Hmm XI IPS 2 ya?" gumam fazillah sambil mencari kelasnya.

"Hai, murid baru ya?" sapa gadis berambut lurus itu pada fazillah

"Eh iya ka" jawab fazillah gugup

"Lo kelas berapa?" tanya gadis yang berdiri didepan fazillah itu lagi

"XI IPS 2 ka" jawab fazillah

"Oohh ikut gue sini, gue tunjukin" ajak gadis itu lalu pergi dan fazillahpun mengikutinya

"Kak emang kelas berapa?" tanya fazillah yang penasaran dengan gadis yang membawa kekelasnya itu

"XII IPA 1" jawab gadis itu
"Nah dah sampe ni, oya gue belom ngenalin ya? Gue Marissa. Panggil Rissa aja" sambil menyondorkan tangannya untuk bersalaman dengan fazillah

"Oh aku Fazillah ka, biasa dipanggil Zillah" fazillah membalas salaman gadis yang bernama Rissa itu

"Yaudah gue tinggal dulu ya, bye!" Ucap Rissa lalu pergi meninggalkan Zillah

'Yaudah ayo masuk' batin zillah. Satu dua langkah fazillah memasuki terasa asing sekali. Ia melihat semua didalam kelas yang melihatnya. Karna malu, fazillah menundukan pandangannya dilangkah ke tiga.

"Eh ada murid pindahan!!!" teriak cowok kurus yang berada dimeja paling depan. Lalu dibalas teriakan 'histeris' semua murid dalam kelas. Kecuali Zillah yang masih merasa aneh dengan suasana baru kelasnya ini

"Hai kamu siapa namanya? Pindahan dari mana?" Tiba tiba seorang cewek menghampiri Zillah disusul salamannya

"Oh, aku Fazillah. Biasa dipanggil Zillah. Aku pindahan dari Bandung" fazillah langsung mengangkat kepalanya begitu ada yang memberinya salam

"Oh aku Laifa. Udah ada tempat duduk? Duduk ama aku aja yuk?" ajak cewek itu yang bernama Laifa

"Oh iya" balas Zillah yang 'iyaiya aja'

Semua murid cewek berkenalan dengannya. Begitu pula murid cowok termasuk yang histeris tadi

"Hai gue Vian" ternyata cowok tadi itu bernama Vian

Dari semua orang yang berkenalan, hanya vian yang namanya langsung tersimpan dalam ingatan fazillah.

"Weh weh ada guru" guru sudah dekat dengan kelas fazillah

Fazillah langsung menaro tasnya dan duduk disebelah laifa. 'Sepertinya laifa baik' batin fazillah ketika melihat laifa selintas

"Baik anak anak selamat pagi" Guru lelaki itu bersapa diri. "Tadi katanya ada murid baru ya?"

"Iya pak" jawab semua murid kecuali Zillah

"Yang mana ya? Tolong maju kedepan dan memperkenalkan diri" laifa langsung menyikut zillah. Sebagai tanda 'kedepan sana'.

"Halo, saya Fazillah. Biasa dipanggil Zillah. Saya pindahan dari bandung" kata fazillah tadi membuat semua murid terdiam

"Bandung? Dilan dong!" tepis seorang cowok yang ternyata vian itu. Dibales sorakan ketawa teman temannya. 'Suka banget jail si' batin zillah.

"Kamu milea ya:v" balas cowok sebelah vian

"Dia fazillah oon bukan milea" vian langsung menggeplak temen sebelahnya itu

"Heh sudah sudah, baik Zillah silahkan kembali ketempatmu" fazillah langsung kembali ketempatnya.

"Hahaha zillah kamu lucu deh" laifa tiba tiba tertawa ketika zillah kembali duduk

"Lucu apanya?" tanya zillah sedikit tersenyum

"Jangan didengerin, gampang ketawa emang dia" cewek depan fazillah ikut membalas pertanyaan fazillah tadi
"Gue Mila" perkenalan simple tanpa salaman cewek berhijab itu dibalas senyum ramah fazillah "oohh salam kenal" balas fazillah.

Pelajaran pertama adalah B.indo. pelajaran termudah untuk zillah

"Itu namanya pak brian, dia guru b.indo sekaligus guru terganteng se-sman bs" bisik laifa ke zillah dibales anggukan kepala zillah

Fazillah menikmati pelajaran b.indo. Sekali fazillah menjawab pertanyaan pak brian yang didepan itu. Zillah tak menyadari bahwa vian sedari tadi selalu melihatnya. Vian terlihat tertarik dengan Fazillah

"Weh zillah lu diliatin vian mulu noh" mila langsung menoleh dan berbisik kezillah. Zillah hanya membalas tertawa kecil

"Ehem cie yang baru masuk udah dapet" goda mila dan langsung membalikkan pandangannya

"Apaan si" zillah tertawa kecil. Lalu Ia melihat laifa, laifa seperti 'tertawa paksa'. 'Apa laifa suka vian?' batin zillah.



Gimana? Vote and komen dong! Jika kalian suka ini~

Neeexxtttt....

Sama MasaStories to obsess over. Discover now