Pagi yang cerah cahaya matahari pagi begitu bersinar,mengawali hariku yang indah.kurasa dunia ini milikku dan milik sahabatku.Namaku Maisya Putri.aku sekolah di SMA Putra Bangsa.aku duduk di kelas X IPA 2 sedangkan sahabatku di kelas X IPA 1.kami di SMA harus menerima kenyataan bahwa kami tidaakan sekelas dan harus bisa menyesuaikan diri dengan orang-orang baru di kelas.tadinya aku dan sahabatku berpikiran untuk bisa sekelas bareng tapi ternyata Tuhan tidak mengijinkannya untuk kali ini.tapi hubungan kami terjalin dengan baik di setiap harinya di sekolah.nama temanku itu Airyn aku kenal dia itu udah lama.dari mulai kelas 1 SD tapi waktu itu,kami belum deket banget tidak seperti sekarang.dan aku mulai deket dan temenan sama Airyn ini pas masuk SMP.banyak hal yang sering kami lakukan bersama bahkan kami pernah bergadang bareng.awal pertama kenalan itu dari waktu jamannya pake SMS waktu belum tahu Sosial Media.dan ketika udah punya hape Android kami mulai bikin FB dan Chatan sampai tengah malem.seru kalau di inget-inget masa-masa itu.jadi aku dan Airyn itu temenan kurang lebih hampir 9 tahun lebih dari SD sampai sekarang SMA bareng lagi.jadi gak salah kalau kami itu udah nganggap kaya saudara.di setiap pagi aku dan Airyn suka mengobrol di koridor sekolah sambil melihat murid-murid yang berdatangan ke sekolah.
* * *
Pagi ini ketika aku masuk gerbang sekolah kulihat Airyn sudah lebih dulu sampai ke sekolah.aku lihat dia sedang berdiri di koridor kelas.aku pun berjalan dengan pelan agar tidak ketahuan oleh Airyn.aku berniat untuk menganggetkannya.sambil menahan tawa dengan tanganku aku berjalan dengan pelannya.
“hey,ngelamun terus dari tadi aku lihatin.emang lagi mikirin siapa hayoo?”tanyaku sambil tertawa karena gak tahan lihat muka kagetnya.
“Astagfirullah,Mai kamu itu bukannya ucapin ‘Assalamualaikum’ malah kaya gitu.ulangin lagi dari awal!”ucap Airyn dengan mukanya yang merah.mungkin dia kaget tapi dia tutupin kemarahannya itu.dan aku hanya tertawa dalam hati melihat tingkahnya ini.
“Iya deh aku ulangin nih yahh…Assalamualaikum warrohmatullahi wabarokatuh?”jawabku sambil menahan tawa kepada Airyn.
“Waalaikumussalam warrohmatullahi wabarokatuh,nah gitukan bagus kedengerannya.awas yang kaya tadi itu jangan di ulangin lagi.”ucapnya kepadaku dengan mencubit pipiku.
“aww,sakit tahu.iya deh janji gak akan ngulangin yang kaya gitu lagi.”ucapku sambil memegang pipiku yang di cubit tadi.
“oh iya…”
“APA?”tanyaku
“ihk Mai aku kan belum selesai ngomong kamu udah main potong aja?”jawabnya dengan kesal.
“potong,kaya sayuran aja di potong”ucapku meledeknya.
“ihk kamu ini malah bercanda?kesel deh jadinya.”ucapnya Airyn dengan ketus.kayanya dia ngambek beneran deh.tapi biarin ahh soalnya lucu mukanya kalau udah ngambek.
“biarin,orang aku yang bilang juga”jawabku sambil menjulurkan lidah kepada Airyn.dan aku berlari menjauhi dia agar tidak di cubit olehnya..
“ihk awas yah kamu Mai”ucapnya sambil berlari ke arahku.
Aku pun berlari kecil di sepanjang koridor dan aku lihat mukanya Airyn yang kayanya kesel banget sama aku.karena cape akupun berhenti dan benar ternyata Airyn berhasil menangkap aku.dan ketika dia mau mencubitku tiba-tiba bel sekolah berbunyi itu tandanya waktu belajar akan segera di mulai.aku dan Airyn saling tatap-tatapan kemudian tertawa.kami pun berjalan barengan dan masuk kelas masing-masing.
* * *
Kring kring kring
Bel istirahat pun berbunyi.semua siswa satu persatu keluar dari kelasnya.akupun membereskan buku pelajaranku dan ku masukan ke dalam tasku.
“Mai mau ke kantin gak?kalau mau bareng sama aku?”ucap Bela
“heem,kayanya aku gak bisa deh Bel”jawabku merasa gak enak kepada Bela karena menolak ajakannya
“emangnya kenapa Mai?”tanyanya lagi
“soalnya aku lagi ini...”
“ohh aku tahu,iyah gak apa-apa deh santai aja kali Mai”potong Bela,mungkin dia tahu maksudku.
“makasih yah Bela kamu pengertian banget”ucapku sambil memegang tangannya.
“iyah sama-sama Mai”jawabnya sambil tersenyum.
“oh iya Bel,dari pada sendiri ke kantinnya mending ajak Fay aja gimana?”ucapku karena merasa bersalah tidak bisa menemani Bela.
“bener juga,ya udah aku bareng Fay ke kantinnya”ucapnya sambil tersenyum dan berjalan berasama Fay ke kantin.
ESTÁS LEYENDO
Aku Rindu (kamu) Sahabat
Novela JuvenilMerindukan kebersamaan yang dilewati bersama sahabat yang sekarang perlahan menghilang.masalah demi masalah silih berganti menguji seberapa besar persahabatan mereka dapat terjalin.dari semua masalah itu mereka dapat bersama kembali menjadi sahabat...
