Page One

40 4 3
                                        

JANGAN LUPA
VOTE
KOMEN
SHARE
BECAUSE AUTHOR BUTUH!

Saat Aji masih kecil, Aji sudah bisa melihat hal hal ghaib dan berinteraksi dengan mahluk ghaib seperti berbicara dengan yg ia sebut temannya.
Pernah sesekali ibu nya Aji melihat Aji berbicara sendiri dan saat ditanya Aji hanya  bilg itu teman nya, mungkin ibu nya hanya berpikir Aji hanya sedang berimajinasi tapi seiring waktu berjalan ibu Aji sudh tidak kuat melihat Aji berbicara sendiri.
Ibu Aji membawa Aji ke seorang ustadz dekat rumahnya dan meminta untuk menutup mata batin nya saja karena ia ta kuat melihat anak nya seperti ini. Pa ustadz pun menutup mata batin nya. Ya ibu Aji berpikir setelah mata batin Aji ditutup semua akan jadi baik baik saja tapi ternyata......

Semua menjadi tidak baik baik saja.

Aji menjadi semakin menjadi jadi, suatu malam ibu Aji terbangun karena seperti ada yg berlari lari di ruang tv saat ia mengecek ternyata ada Aji.

"Aji ngapain kamu lari lari tengah malam gini, hayu cepet balik lagi ke kamar tidur udh malem!"

"shuttt, mami jangan berisik ya aku lagi main petak umpet sama teman ku"

"mana teman kamu mana Aji ibu pengen lihat ah kamu jangan ngeboong ah"

"tuh bu di lemari"

Ibu Aji pun menengok ke lemari, lemari terbuka sendiri ibu Aji langsung membawa Aji ke kamar dan menyuruh nya ia untuk kembali tidur.









Page One
Selesai.












Hai gaisss apa kabar
Cie pada kangen sama cerita ini ya😁

Tenang tenang author kembali lagi dari kesibukan wkwkw

JANGAN LUPA KOMEN VOTE DAN SHARE KOK GAMPANG!

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Dec 12, 2018 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Diary Anak IndigoWhere stories live. Discover now