Hancur-1

11 1 0
                                        

Hay.

Aku Arina.

Nama yang sangat simple bukan.

Tapi kehidupan ku tidak sesimple itu teman hehe.

Aku perkenalkan diri dulu ya.

Namaku Darina.
Just Darina,D-A-R-I-N-A.

Aku tinggal bersama ayah dan ibuku.
Ralat,tepatnya Ayah dan ibu tiriku.

Kemana ibu kandung ku?
Dia ada di sana,ketika aku melihat langit aku merasa ibuku selalu memperhatikan ku dengan senyuman nya yang hangat.

Seperti orang kebanyakan aku dan ibu tiriku saat ini tidak banyak bicara bahkan hampir setiap hari.

Ayah ku selalu me nomor satukan istrinya itu,aku tidak suka dengan sifat ayah yang sekarang sifat ayah yang membuang buang uang nya demi perempuan ular itu.

Sudah dulu ya perkenalan nya.
Aku ingin pergi sekolah.





Author pov
Di sekolah.

"Kalau kalian ingin tahu arti rasa sakit tanyakan lah kepada seseorang yang terlihat bahagia."Salsa mengohkan pandangan nya ke arah Arina yang sedang tertawa bersama Jasmin.

"Hey Rin itu temen lo liat kenapa coba."Arina melihat ke arah Salsa yang masih memandangi nya.

"Salsa hey."Salsa langsung beranjak dari kursi nya dan duduk di atas meja berhadapan dengan jasmin dan Arina.

"Buset santai kali Sal."Kata Jasmin yang dihiraukan oleh Salsa.

"Rin lo bahagia gak sekarang?"Tanya Salsa.

"Maksud lo?"

"Ihh gue tanya sekarang lo bahagia gak?"Jasmin menahan tawanya kali ini.

"Ya-ya bahagia lah ngapain gue sedih coba."Kata Arina sumringah mendengar pertanyaan konyol teman nya itu.

"Waahhhh berarti lo lagi hancur ya."Kata Salsa.

Deg

Arina terdiam sebentar mendengar ucapan Salsa,setelah beberapa detik dia menormalkan kembali ekspresinya.

"Ya ampun Sal gue kira apaan."Kata jasmin tertawa terbahak bahak kali ini Salsa mengurucutkan kedua bibir nya.

"Hey Sal sejak kapan gue sedih hah emang lo pernah liat gue sedih apa?"Tanya Arina.

"E-enggak pernah sih."Salsa memasukan hp nya ke saku nya dan mengerucutkan mulut nya lagi.

"Jangan sotoy lu."Jasmin menoyor kepala Salsa.

"Ihh apaan sih lo jes dorong dorong pala gue entar gue bakalan goblok loh."Kata Salsa merapikan rambut nya.

"Kan lo udah goblok sal."Kata Arina dan langsung diiringi tawa jasmin yang sangat kencang sekali.

"Ahahaha aduhh sakit perut guee ahaha."Arina ikut tertawa bersama.

"Sebell ihh kalian berdua sahabat gue apa bukan sihh Ihhh jahatt."Salsa melipat kedua tangan nya di dada nya.

"Cup cup cup sayangg akohh iyadehh gak lagii kita ngejekin lo."Arina menepuk nepuk kepala Salsa dan membuat salsa nyaman dan tersenyum kembali.

"Gue sayang banget sama.kalian berdua."Salsa memeluk kedua sahabat nya itu dan di sambut oleh Arina dan Jasmin.

"Gue juga."kata Jasmin.

"Gue jangan di tanya lagi."Kata Arina.

5 tahun sudah mereka berteman,perkenalansederhana dulu yang membuat mereka berteman dari smp sampai sma sekarang ini.

Você leu todos os capítulos publicados.

⏰ Última atualização: Dec 03, 2018 ⏰

Adicione esta história à sua Biblioteca e seja notificado quando novos capítulos chegarem!

ARINAHistórias para pegar e não largar. Descubra agora