Seorang perempuan dengan rambut yang diikat seperti ekor kuda dan earphone yang menggantung di telinganya sedang berjalan dengan santai nya menuju mading sekolah untuk mencari ia akan ditempatkan dikelas mana.
Setelah mading terlihat, gadis itu mendengus. Merasa gerah sendiri, karena beberapa meter didepannya sudah ada berpuluh-puluh makhluk yang sedang berkerumun mencari nama mereka masing-masing dan mungkin nama doi mereka. Huh! Malesin banget deh, pagi-pagi udah begitu aja! Mending juga duduk dikelas masing-masing, Batin gadis itu.
Gadis itu berdiri menyandar di salah satu tiang dengan mata terus melihat ke arah mading.
"Rayaaaa...."Panggilan itu membuat nya menoleh menuju sumber suara.
"Ck, apaan?"Tanya Gadis yang tadi bersandar yang diketahui bernama Raya itu.
"Hehehe.. sori sori, gue cuma mau ngasih tau, kalo kita sekelas lagi!!" Ucap Rhea, Sahabat Raya dengan semangat 45.
"Iya? Alhamdulillah deh. Kelas berapa kita?"Tanya Raya tanpa menatap Rhea.
"Di Sebelas Bahasa Tiga," Jawab Rhea.
"Zeva sama Deva?"Tanya Raya lagi kali ini menatap Rhea. Memastikan sahabat-sahabatnya sekelas atau tidak.
"Mereka juga sekelas, tapi belom dateng"Jawab Rhea.
Raya hanya menjawabnya dengan anggukan kecil. Setelah beberapa menit hening, hanya terdengar suara siswa siswi lewat, kini Rhea angkat bicara dengan heboh.
"Lo tau engga? Gue seneng banget! Bisa sekelas sama Rayhan!!" Ucap Rhea dengan mata berbinar senang.
Raya yang mendengar itu hanya bisa memutar bola mata nya malas. "Lo engga seneng Ray?" Tanya Rhea.
"Engga tau orang nya, jadi engga tau" Jawab Raya yang langsung diberikan mata melotot sahabatnya.
"Lo engga tau Rayhan? Gils! Dia itu cowok ganteng, pinter, tatapannya apalagi omaygat!!"Ucap Rhea, dan setelahnya menurunkan bahunya, dan mengatakan "tapi ya.. dia itu moody, cuek, dan engga suka diganggu, apalagi kalo udah sama buku"
Raya hanya menjawabnya dengan anggukan kecil.
"Nah, udah sampe! Lo duduk dimana?" Tanya Raya saat sudah memasuki kelas. Rhea tersadar dan langsung berjalan menuju kearah tempat duduknya yang berada di barisan ke-2.
"Ini tempat duduk gue" Jawab Rhea.
Raya menghampiri Rhea dan langsung duduk. Melepas earphone dan mengambil novel.
Rhea yang melihat itu hanya memutar bola matanya. Rhea sudah hapal betul kelakuan Raya yang cuek bebek dengan sekitarnya.
Rhea dongkol setengah gila, karena dicuekin oleh Raya. Dia pun beranjak dan keluar kelas dengan perasaan kesal.
*****
YOU ARE READING
Ray.
Teen Fiction"Lo, jadi pacar gue! Engga pake titik koma strip atau tanda seru."-Rayhan *** Apa reaksi lo saat baru beberapa hari masuk kelas, langsung diklaim menjadi pacar seorang Rayhan Muhammad Aditama? Seneng? Pasti. Bahagia? Pasti. Senyum-senyum sendiri? Pa...
