Kring...kring...kring...
'aduh...!!!apaansih?.ganggu aja orang lagi enak-enak tidur juga'. kata Rea yang menggerutu sambil mematikan alarm di nakasnya.
'uahh....'anggap aja ya suara orang nguap.
'Jam berapa sih ini ?',Rea bertanya entah pada siapa. Lalu ia melihat ke arah jam dinding di samping meja belajar. Saat sudah menengok dia belum sadar dengan penuh. Pukul 06.00.Lalu...
'oh jam enam'.
Satu detik
Dua detik
Tiga detik
Dan...
'What the...?', teriak Rea yang terdengar sampai lantai 1,ia pun langsung tegap dan ngacir ke kamar mandi untuk bersiap-siap ke les design yang diikutinya 2 minggu,untuk mengisi longgarnya waktu kerjanya.
15 menit kemudian Rea selesai dari ritual paginya. Dan bergegas ke bawah. Saat menuruni tangga dia merasa ada yang janggal,''apa ya ?'',dia meneruskan langkahnya hingga meja makan. ''Nah loh! ,grandma sama grandpa kemana nih ?'' batin Rea. Akhirnya dia mencari grandpa sama grandpanya seisi rumah,namun nihil.
"Arghhhhh....!!!!mereka kemana sih ?!nyarinya susah amat kaya nyari jodoh!,udah mau telat juga! Bangk..tuttt[anggep aja suara sensor]. Aduh sama orang tua juga[sambil mengelus dadanya artinya sabar-sabar]. Bener-bener kampret deh mereka." omelnya pada diri sendiri.Dan ia teringat akan sesuatu akhirnya ia ke arah kulkas apakah ada notes yang mereka tinggalkan,seperti biasanya.
Dan saat mendekat,rea liat ada secarik notes dari grandpa&manya.
"Shit!!!!,why??!!,,,arghhh,"teriak Rea.
YOU ARE READING
BECAUSE I AM
Teen FictionSemesta yang membuatku seperti ini, dari hiruk pikuk keluarga hingga pertemuanku dengan manusia berjenis seperti mu ~dirimu itu bagai luasnya samudra, yang mampu menemukanku meski aku sudah menghilang, jiwa baru yang mampu membuatku jatuh hati~ Rean...
