Pernahkah kalian berfikir bahwa terkadang dunia ini tidak adil?
Masihkah kalian merasa bahwa kalianlah manusia yang paling sengsara?
Jika iya, "kita sama". Tak jarang terbesit dalam benakku "Kenapa disaat yang lain merasa bahagia hanya aku yang merasa susah, seolah-olah hanya kesialan yang berada dikubuku". Masih adakah kebahagiaan yang tersisa untukku?. "Masih lamakah aku harus merasakan kenestapaan ini?"
Entahlah!!, terkadang akupun percaya jika tuhan telah menyiapkan keindahan untukku setelah aku berhasil melewati cobaan ini.
Akupun percaya tuhan tidak akan memberikan cobaan melewati batas kekuatan hambanya. Namun aku juga manusia biasa terkadang aku merasa cobaan ini terlalu berat bagiku.
Tidak banyak hal yang bisa membuatku melupakan sejenak kelamnya hidupku. Banyak hal yang tidak bisa aku lakukan di dunianyata, itu yang membuatku mencri kesenanganku yang lain.
Tak jarang ku curahkan keluh kesahku kedalam diaryku. Entah sekedar kutulis apa yang terjadi hari ini atau kutuangkan emosiku dalam sebuah kata bersambung.
Mungkin hanya goresan pena kehidupan yang menjadi teman terbaikku dan mengerti seperti apa diriku yang sebenarnya. Banyak orang yang hanya melihat dan menilaiku hanya dari apa yang mereka lihat. Terkadang "aku merasa seperti gunung es di lautan sana, terlihat kecil namun banyak menyimpan rahasia di dalamnya"
YOU ARE READING
NESTAPA
Teen FictionPernahkah kalian merasa seperti di anak tirikan oleh takdir? Sering kali aku berfikir bahwa tuhan hanya menciptakan kesengsaraan untukku. Setelah aku kehilangannya akupun harus kembali kehilangan orang yang sangat berarti bagiku Aku benar-benar sen...
