1 - Prolog

35 9 8
                                        

°°°

Irene Levita Yevanya!!

"Hadir bu!!"

Gabriel Galvano!!

Seluruh mata siswa X-MIPA1 tertuju pada bangku pojok sebelah kiri meja guru

Dan lagi,Alva tak menampakkan batang hidungnya

Sudah menjadi kebiasaan sehari hari kalau Alva tak menampakkan dirinya saat pelajaran Bu Melisa-Sejarah

Alasannya hanya sepele,dia tak mau menatap atau ditatap Bu Melisa di kelas

Pasalnya Bu Melisa seringkali mendekati Alva dan memperlakukannya terlalu istimewa,selain itu dengan dandanan Bu Melisa yang mirip Awkarin ,ya semacam itu lah,semakin membuat Alva kesal

"Ada yang tau Alva dimana?",tanya Bu Melisa

"Tidak tahu bu",jawab para siswa serentak

Kebohongan para siswa selalu terjadi disini,sebenarnya mereka semua tahu Alva ada dimana

Namun sudah menjadi momok menakutkan bagi mereka kalau sampai mengatakan keberadaan Alva

Bisa dihajar habis-habisan oleh Alva sendiri

"Baik kalau memang kalian tidak tahu,saya akan mencarinya sendiri",ucap Bu Melisa sambil keluar kelas

Seluruh siswa senang bukan main,mereka telah menanti-nanti jamkos khususnya saat pelajaran sejarah,itupun juga berkat Alva

"Van,lesu amat sih lo"

"Iya gih,lo kenapa??"

"Gapapa ae lah,gue cuma ngantuk doang"

"Gini ya Van kalo orang ngantuk ya ga mungkin matanya bisa segede bakpao gitu"

"Ato jangan-jangan lo di marahin bokap lagi?"

"Apaan sih,udah deh gue mau tidur aja"

"Serah lo dah Van"

°°°

"Alva..............yuhuuuuu",teriak Bu Melisa sepanjang koridor kelas X dengan gayanya seperti model madul berjalan di catwalk

Bu Melisa terus menyusuri koridor dan hampir mengelilingi seluruh lingkungan sekolah untuk menemukan Alva

Sesampai di depan pintu gerbang sekolah,Ia tertuju pada ruangan OSIS lama yang sudah lama kosong

Dengan harapan,dia akan menemukan Alva disana

ceklakkk--Pintu ruangan dibuka

Semua terlihat kusam dan berdebu
Meja dan kursi tergeletak tak beraturan
Memang sudah lama sekali tak di tempati dan di masuki orang

"Haloooo ada orang disini?",suara Bu Melisa menggema di ruangan gelap itu

"Alva.... Kamu disini kan?",lagi-lagi Bu Melisa memanggil-manggil nama Alva

Brakkk--tiba tiba kursi diatas meja jatuh

"Siapa disana",Ucap Bu Melisa sedikit ketakutan

Nyiittt--pintu mulai menutup dengan sendirinya diiringi suara orang berdeham

"Haaaaaaa tolong ada hantu disini!!!!!!!!",Bu Melisa lari ketakutan

"Ahahahahahahahah rasain dasar awkarin gadungan!!!!",tawa seseorang

Dan benar,dia Alva yang memang bersembunyi di ruang OSIS ini

Alva benar-benar anak nakal dan kurang ajar,maka dari itu teman-teman sekelasnya takut padanya

Kecuali Vanya.

"

Bakal gue hajar si cacing kegatelan itu"-Vanya-

TBC
Happy Reading :))
paniyrr

SecretWhere stories live. Discover now