seven

55 7 1
                                    

-----
           ***sekolah pun tiba****

"Halo vi" ujar shinta dengan menyapanya ditangga dan menghampirinya

"Iya" ujar viona dengan tersenyum

"Shin lo ditunggu tu" ujar viona dengan melihat depan pintu kelasnya bahwa ada cowok yang menunggunya

"Fais?" Ujar shinta dengan menghampirinya

"Gue cabut dulu ya shin....ntar gue dikacang kalo disana heheheh" ujar viona dengan lari dan tertawa

"Ada apa" ujar shinta dengan berdiri didepannya

"Shin gue mau bilang perasaan gue" ujar fais dengan menatap shinta dengan keseriusannya

"Lo apaan sih is?" Ujar shinta dengan nada heran

"Gue beneran cinta sama lo!" Ujar fais dengan menatap bola mata shinta

Dan shinta pun terdiam. Fais aldiano adalah anak orang kaya dan kurang perhatian sehingga dia menjadi sedikit brandalan yang mempunyai hati. Memang benar dia nakal tetapi dia masih bisa menghormati orang lain

"G-gue masih ga bisa jawab" ujar shinta dengan menunduk dan gugup

"Okee gue akan tunggu lo buat jawab pertanyaan ini" ujar fais dengan bersedia menunggu jawaban shinta

"Dan jangan lupa....kita masih jadi pacar boongan" ujar fais dengan mengacak acak rambut pirang shinta

"Hizzztt iya iya" ujar shinta dengan menuju kelasnya

---------

"HEII ada pengumuman ini dengerin" ujar ketua kelas

"Apaan tu" ujar viona dengan kepo dan langsung lari kearah ketua kelas

"Kepala sekolah bakal adain kemah dan itu wajib" ujar ketua kelas dengan berteriak

"wah bakal seru nih " ujar teman sekelas

"Berangkat" ujar mbah yang terlihat sangat senang

"Shin, lo knapa diem aja. Lo gamau iku kemah ya" ujar yufa yang duduk didepan shinta

"Mau, tapi gue ga mood" ujar shinta dengan lemas

"Yaudah" ujar yufa dengan meninggalkan shinta

"Dengerin lagi ya.... tanggal 17 maret hari kamis jam 07.00 malam harus sudah sampai disekolah dan bayar 2.50000

" okee" ujar suara sekelas

--------

"Adek kakak pulang" ujar shinta yang membuka pintu dan nyamperin si adek

"Iya kakak" ujar adeknya yang senang

Shinta bergegas mengambil koper dan tasnya karena besok adalah hari kamis dan kemah serta menyiapkan uang 2.50000

"Kakak mau kmna" ujar adeknya yang ingin tau

"Kakak besok mau kemah dek" ujar shinta dengan mengelus rambut adeknya yang bernama dio

"Ibu mana dek" ujar shinta

"Dikamar kak lagi tidur" ujar adeknya

"Yaudah kamu tidur sana " ujar shinta

"Iya" ujar adeknya

Shinta memandang bulan dan bintang dari jendela serta bernyanyi. Setiap dia ada masalah dia selalu bernyanyi dan mempertimbangkan kata kata fais

----
****keesokan harinya****
"Rrrrttttttt" suara ponsel shinta

"Eh shin lo dateng kan" pesan dari viona

"Iya gue dateng" balas pesan shinta

"Okee" balasnya

    **** jam 07.00 ****

Mereka sudah sampai dan ramai sekali disana

"Ayo ayo kalian masuk ke bis kalian masing masing ya" ujar guru kelas masing masing

Dan shinta pun masuk bis serta teman temannya

Sesampai disana mereka buru buru mencari kavling mereka untuk cepat cepat mendirikan tenda dan mereka pun selesai mendirikannya denga sangat cepat

"Shin gue mau apel dulu ya" ujar yufa yang ternyata diam diam berpacaran dengan kakak kelas yang bernama reza

"Sejak kapan lo punya pacar yuf?" Ujar shinta dengan menyengirkan dahinya

"Ya seminggu mungkin" ujar yufa dengan sedikit malu malu

"Yaudah sana" ujar shinta dengan membenarkan tendanya lagi

"Shin gue tinggal dulu ya sama tasya" ujar viona yang menggandeng tangannya

"Lo mau kmna juga " ujar shinta dengan ingin tau

"Gue mau jalan jalan " ujar viona dengan melihat sekelilingnya

"Yaudah cepetan ya!" Ujar shinta denganmembalikkan badan

"Siyapp" ujar mereka

"Dasar tu anak nyebel-----
"SHINTA!"ujar fais yang berjalan kearahnya
mampus.mampus.mampus. cepet hindari dia shin lari shin sebelum lo kejebak . Dasar kacau

"Shin lo knapa lari lari sih? Gue boleh mnta tolong gk?"ujarnya dengan nafas terengah-engah

"Apaan" ujar shinta dengan menaikkan alisnya

"Gue mau kita foto berdua" ujar fais

"APAAA!!!!!! Nggak ,gue nggak mau. pergi sana pergi. Lagian kita juga bukan pacar bneran jadi jngan dibawa serius kali" ujar shinta dengan mata melotot

"Pliss sekali aja, biar gue tunjukkin sama mama gue" ujar fais

"OGAHHHHH! Sampe kapanpun gue gk mau" ujar shinta dengan berjalan menjauh

Dan fais pun tiba tiba menggendongnya lalu terjatuh dan mereka tertawa bersama. Pada saat itu fais menyuruh temannya memotret momen itu. Dan fais pun pergi tanpa menghiraukan shinta

"Dasar " ujar shinta dengan tertawa tebahak bahak

"Lo dapet fotonya kan?" Ujar fais dengan rasa senang

"Dapet dong" ujar temannya yang bernama tio

"Gila bagus bener " ujar fais dengan rasa kagum

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Gila bagus bener " ujar fais dengan rasa kagum

"Pasti dong" ujar tio

"Thanks ya" ujar fais

"Siyap" ujar tio

Baca terus ya guys....:)
Jangan bosen:::)))))
Jangan lupa vote dan coment:)
Follow ig : shintatyas03

Mksih😊😊

FaiSintaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang