Alvino Ganendra

283 25 14
                                        

"Alvin, tolong bawakan rapot ini ke meja saya ya. Dan kalau ada yang belum mengumpulkan tolong kamu ingatkan." ujar Bu Susi guru IPS dan juga selaku wali kelas XI IPS 2.

"Baik bu." jawab Alvin.

satu..dua..tiga --- gumam santai yang terdengar dari mulut Alvin selagi menghitung beberapa rapot yang sudah terkumpulkan pun selesai, sekarang waktunya Alvin bergegas menuju ruang guru untuk menaruh rapot - rapot ini.

"Arya! Arya!" celetuk Alvin.

Tidak ada balasan

"Arya woyy!! Bantuin elahh, lo nggak liat temen lo lagi kesusahan malah asik main hp aja lo."

Masih tidak ada jawaban

"Woyy Tania! Sadar woy!"

"Hah? Lo manggil gue?" jawab Arya yang disertai cengiran polosnya.

"Giliran dipanggil bebebnya aja langsung sadar, dasar kutu kupret jaman now. Mending sekarang lo bantuin gue naroh rapot - rapot ini ke meja Bu Susi gih." perintah Alvin.

"Iya iya. Sabar ah."

***

Sesampainya di ruang guru, suasana berubah menjadi hening. Semua guru sibuk dengan pekerjaannya masing - masing karena ini adalah hari pertama masuk sekolah setelah liburan kenaikan kelas. Ada yang sibuk mencatat absensi kelas, mencatat data diri siswa, dan masih banyak lagi.

"Permisi bu, ini rapotnya." ujar Alvin.

"Oh iya, makasih ya mas. Kira-kira ada berapa ya yang belum mengumpulkan rapot?" tanya Bu Susi.

"Yang belum mengumpulkan rapot ada 10 anak bu."

"Ya sudah, kamu ingatkan ya, besok hari terakhir."

"Siap bu. Kalau begitu, kami pamit dulu ya bu, permisi." ujar Arya ramah.

Setelah masuk ke kelas, suasana berubah menjadi riuh. Walaupun sebagian besar anak-anak masih mengobrol dalam bentuk kelompok karena mereka belum mengenal satu sama lain.

Di pojok kiri dekat rak buku ada yang sedang bernyanyi dengan diiringi gitar, ada juga yang sibuk selfie dengan teman barunya, ada juga yang asik membicarakan gosip-gosip terbaru, ada juga yang diam hanya membaca buku, dan...

Sepasang mata bertemu untuk beberapa saat, sampai akhirnya Alvin yang memutuskan kontak mata itu.

Itu kan... Itu kan anak dari eskul cheerleader yang sering nyemangatin pas tim basket gue tanding. Gila, gue nggak nyangka bisa sekelas sama dia. Modusin dikit boleh lah. ujar Alvin dalam hati disertai senyum jailnya.

Ya, Alvin memang suka modus ke cewek-cewek. Dan banyak juga yang baper dan ge-er akibat perilakunya itu. Kalau ditanya soal wajah, Alvin memang tidak kalah tampan dengan anak-anak di sekolahnya. Bahkan cewek seumurannya atau bahkan kakak kelasnya pun mengantri untuk mendapatkan Alvin.

Memang, semua memiliki cara tersendiri untuk mengisi keseharian dalam hidup ini, termasuk Alvino Ganendra.

***

Terimakasih yang udah mau baca dan jangan lupa vomment

AlvaraStories to obsess over. Discover now