01. Sekolah Baru

21.1K 788 226
                                        

Seluruh siswa kelas 3 SMP 15 Jakarta berkumpul di lapangan sekolah, mendengar pengumuman yang akan di sampaikan oleh kepala sekolah.

"Anak-anak kelas 3 SMP 15 Jakarta, saya sebagai kepala sekolah disini akan memberi tahu bahwa ...."

"Seluruh siswa lulus!"

"Yee ...."

"Gue lulus!"

"Yah ... kita gak bisa ketemu lagi."

"Jangan kangen gue, ya ...."

Begitulah kira-kira omongan para siswa yang berada di lapangan, suasana pun kini ricuh, ada yang merasa sedih karena akan meninggalkan teman-temannya, ada juga yang senang karena bisa cepat menuju SMA, begitu juga dengan Disya. Ia sangat bahagia bisa keluar dari SMP 15 Jakarta. Karena di tempat ini dia tak pernah mendapatkan kebahagian, hanya cacian dari teman-temannya. Tak ada yang berada dengannya saat perpisahan SMP ini. Ia benar-benar tak punya teman, hanya penjaga sekolah yang menjadi teman setia nya di sana. Memang, saat awal sekolah Disya mempunyai sahabat, tetapi ia mengkhianati persahabatan itu. Dia merasa seperti hidup di neraka.

"Mang, makasih udah jadi temen Disya."

"Iya sama-sama, Neng. Semoga nanti di SMA Neng Disya dapet temen banyak, ya ...."

Perpisahan SMP ini adalah langkah awal Disya untuk pergi dari kehidupan yang menyakitkan. Dan kini dengan nya memasuki SMA mungkin saja kehidupannya berubah menjadi kebahagiaan.

***

Hari libur dilewati dengan begitu cepat. Gelap malam kini sudah berubah menjadi mentari yang terbit di ufuk timur. Tak terasa hari sudah pagi. Bunyi alarm membuat Disya terbangun dari tidurnya yang nyenyak. "Huamm." Dengan sigap ia mematikan alarmnya dan pergi ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu.

Disya baru saja selesai salat shubuh dan sekarang sedang berkacak pinggang di depan kaca di hadapannya. Ia tersenyum dan berkata, "Ciee Disya udah mau SMA aja, semangat, ya ... semoga di hari pertama MOS lo lancar, dan lo bisa dapet temen banyak, aamiin."

Disya sangat semangat sekali sekolah hari ini karena dia bisa sekolah di SMA Merah Putih, salah satu SMA yang ia impikan dari dulu. Disya langsung membawa semua peralatan MOS nya dan berlari ke ruang makan.

"Aduh, aduh, anak mamah pagi-pagi banget udah rapi. Nih, mamah udah bikinin nasi goreng," ucap mamah.

"Hmm ... pasti enak banget. Oh, iya, mah, papah mana? Jangan bilang ...."

"Papah ada, kok. Kangen banget, ya?" ucap papah.

Papah Disya seorang TNI Angkatan Darat yang ditugaskan di Jakarta sejak 5 tahun yang lalu. Disya sering sekali ditinggal papahnya pergi karena akan melaksanakan tugasnya menjaga negara. Dan sekarang, di hari pertama sekolah ia ingin sekali papahnya yang mengantarnya sekolah.

"Iya, kangen. Kangen dianterin sekolah sama papah, pokoknya hari ini papah wajib anterin Disya, kalau enggak, dosa, loh," ujar Disya.

"Sejak kapan ada peraturan itu?" tanya papah.

"Sejak tadi, wew ...," ucap Disya.

***

Disya sedang sibuk mencari namanya di mading SMA Merah Putih, tak jauh dari gerbang sekolah. Hampir semua peserta MOS mengerumuni mading. Disya sedikit sulit menemui namanya di mading itu. Ada yang menyenggol dan ada juga yang menyingkirkan orangDia akhirnya menemukan namanya di bagian kelas IPA 1. Ia bergeser melihat ke arah poster berisi denah sekolah. Setelah mengetahui letak kelas, ia mencoba mencari kelasnya.

"Ribet banget, sih, harus bawa peralatan MOS. Tapi gak papa, lah, wajar kalau pertama masuk sekolah," ujar Disya masih dengan raut wajah ceria.

Saat Disya akan membenarkan dalam membawa peralatan MOS nya, tiba-tiba saja BRUK, seseorang menabraknya dari depan, membuat peralatan MOS Disya berjatuhan.

"Aduhh ...," jerit Disya. Disya langsung membalikan badan, ia melihat seorang cowok berlari tergesa-gesa.

"Eh, lo, cowok! Liat-liat dong kalau lari!" teriak Disya sebal.

Cowok itu sempat melirik sebentar ke arah Disya, tak ada kata maaf dari mulutnya, tapi langsung pergi begitu saja.

"Baru juga masuk sekolah udah kaya gini."

Disya mendengus kesal, ia langsung membawa semua peralatan MOS nya dan melanjutkan berjalan mencari kelasnya.

Bersambung...

Tanggapan cerita:

Ps: Maaf kalau jelek, di part berikutnya lebih seru loh... yang udah baca, silahkan vote,komentar ya...terima kasih^_^

DisyaRafa [TELAH TERBIT]Stories to obsess over. Discover now