part 1

76 10 0
                                        

"ALUNA....."suara mamahnya yang menggelegar itu membangunkan tidur nyenyaknya dan membuatnya terkejut.
"Aluna bangun....ini udah jam 6, kok kamu masih tidur, kamu juga belum sholat shubuh, cepet bangun nanti kesiangan....!!". "Hmmmm.........iya....iya...ini juga udah bangun",sambil mengucek ngucek matanya daan langsung pergi ke kamar mandi.

*****
"Pagi semuanya..."sapa Aluna sambil menghampiri meja makan dan sambil membenarkan jilbabnya.
"Kak Aluna lama banget sih....aku udah lapar banget tahu..dari tadi nunggu kakak" ketus adiknya sambil memasang muka kesal. "Iya...iya...maafin kakak dong,kakak janji kakak gak bakalan lama lagi", sambil mengelus kepala adiknya. "Udah...udah..pagi - pagi jangan berantem,mendingan kita sarapan..kasihan tuh rotinya udah nangis. Oh iya...Aluna nanti kamu tahu kan tempat sekolahan kamu yang baru?" lanjut papanya sambil menatap anaknya. "Iya tahu kok pah" jawab Aluna sambil melahap rotinya. "oh iya papa lupa"ucap papanya sambil menepuk jidatnya, "nanti pulang sekolah papa gak bisa jemput kalian, soalnya ada meeting di kantor. Jadi kalian pulangnya naik taksi atau angkutan umum". "Iya pah..."jawab Aluna dan adiknya secara bersamaan.

Aluna POV
Hari ini aku berangkat sekolah, tepatnya sekolah baru. Alasanku pindah sekolah karena nenekku sakit dan harus merawatnya. Jadi keluargaku pindah rumah supaya bisa merawat nenek.
Tak lama kemudian aku sampai di sekolah dan kulihat ke sekelilingnya,sekolahnya sangat indah dan luas. Lalu aku berjalan ke kelas, tetapi mataku terkunci oleh pemandangan di sekeliling sekolah dan tanpa sadar aku menabrak seseorang. Aku sangat terkejut dan merasa bersalah karena dihari pertamaku, dihari sekolah baruku, dan dihari itu pula aku mendapat bencana.
"Aduhh...."orang itu nampak kaget dan aku hanya terdiam melihat orang itu terjatuh dan melihat buku - buku yang berserakan dimana - mana. Sontak aku terkejut dan langsung menolongnya sambil merapihkan buku - bukunya.
"Maaf...aku tak sengaja...aku tak bermaksud untuk menabrakmu...kumohon maafkan aku" seruku. "Tidak apa - apa, lagian aku gak kenapa - napa kok. Justru aku yang minta maaf karena aku tak hati - hati"sambik menatapku dengan senyum manisnya. "Eh..tunggu dulu,kok kayaknya aku gak pernah lihat kamu, kamu murid baru kan?"tanyanya. "I..i..iya"jawabku sambik terbata - bata. "Kenalin, namaku Reni, Reni Apriyani. Namanu siapa?"tanyanya sambil mengulurkan tangannya kepadaku. "Na...na..namaku Aluna, Aluna Hamsyah". "Jangan malu-malu sekarang kita teman. Jadi anggaplah aku ini teman pertamamu jadi jangan sungkan-sungkan untuk bertanya atau mengobrol denganku. Oh iya,denger-denger dikelas XI mipa 4 bakalan ada murid baru,ternyata itu kamu Aluna,waahhh...kita sekelas dong he...he...he..." sambil tertawa dan melihat ke arahku. "I...i..iya" jawabku. "Ya sudah mari kuantar ke kelasku,eh...maksudnya kelas kita". Ucap Reni sambil menarik tanganku dan berjalan ke arah kelas baru.

Dan aku baru sadar ternyata didunia seluas ini masih ada yang memperdulikanku, masih ada yang memperhatikanku, dan masih ada yang ingin menyapaku walaupun hanya sekedar "hai" dan "good bye" batin Aluna



Happy reading guys...😊😊maaf kalau ceritanya gak nyambung soalnya ini cerita pertamaku...

Truth Or DareStories to obsess over. Discover now