"What the f**k La kitaa beda kelas!"
Lala hanya bisa geleng-geleng kepala dengan kelakuan Sasha yang sangat amat heboh karna mereka beda kelas.
"Gimana cara nya gw bisa bertahan di sekolah ini kalo kita beda kelas Laa"kata Sasha sambil mengerucutkan bibirnya seperti bebek
"Alay lu ah kita cuma beda kelas doang woyyy tapi lu heboh nya seakan akan kita beda planet.Inget Shaa sekarang kita udah Sma jadi sikap juga harus lebih dewasa dong Sha"kata Lala emosi dengan sikap ke kanak-kanakan sasha
"Coba La pikir entar gw duduk ama siapa?orang nya asik apa engga?dannn dia cewe apa cowo? Kata sasha berbicara heboh sampai" yang ada di sekitarnya merhatiin mereka.
"Udah sha istirahatkan kita bisa ke kantin bareng"kata lala
"Hmmm ysudah"kata sasha
"Gw ke kelas yah sha siapa tau ketemu cogan " kata lala sambil senyum-senyum
"Alah lu mah La bapa-bapa perut buncit, pala botak,kumis tebel juga lu bilang ganteng" ucap shasa
"Syalan lu,udh yah dadah see you next time babe " ujar Lala sambil melambaikan tangan ke Shasa
Setelah pergi nya Lala,Shasa pun memutuskan untuk ke kelas nya yang baru dan shasa harap kelas nya tidak seburuk yang di pikirkan.
Ketika shasa sudah sampai di kelas bangku nya sudah penuh dengan murid-murid baru dan rata-rata mereka mempunyai teman masing-masing sedangkan dia hanya seorang diri tidak ada yang dia kenal di kelas ini dan di pun memutuskan duduk di paling belakang dan di paling pojokk karna hanya bangku itu saja yang kosong poko nya tempat duduk nya terpencil benget deh.
Hari pertama Sekolah Shasa hanya perkenalan guru-guru dan lingkungan sekolah,saat jam 11 anak-anak pun sudah di perbolehkan untuk pulang.Shasa pun memutuskan untuk menunggu Lala karna kebetulan rumah mereka berdekatan.
Shasa menunggu di depan kelas Lala dan kebetulan di setiap depan kelas terdapat bangku kayu panjang .
Ketika Shasa menunggu Lala ada orangtua murid yang menjemput anaknya yang membuat Shasa merasa sedih.
"Bun,yah.aku kangen kaliann.kalian apa kabar?aku sangat merindukan kalian"ucap Shasa dengan suara lirih dan bergetar nyaris tidak di dengar oleh siapapun.tetapi tidak dengan lelaki yang ada tepat di belakangnya dia mendengar dengan jelas perkataan Shasa yang membuat cowo itu tersentuh hatinya.
"Siapa dia?kemana orangtuanya?"ucap batin alex.
Yappp yang mendengar perkataan Shasa adalah Alex cowo yang sangat amat ganteng yang di gilai wanita dan jan lupakan dengan kekuasaan nya,walaupun dia belum lulus Sma dia sudah memegang saham orangtua nya dan keluarga nya adalah Milyader yang ke 2 di dunia setelah keluarga nya Aldo Sahabat nya Alex sendiri
#hmmmm bingung amat sangat bingunggg mending lgsg 5 tahun ke depan atau di lanjutin ke konflik" yg ada :v
Pen lgsg di 5 thun ke depan soalnya logika brkt mana ada ank sma yg udh pny sham :v
#Maap baru belajar nulis jadi klo ada saran bisa komen yahh :v
YOU ARE READING
about my feelings
Teen FictionTentang gadis remaja yang hidup sederhana tanpa orangtua yang tidak memiliki bakat,disukai oleh seorang laki-laki yang wajah nya terpahat sempurna yang disegani oleh banyak orang.
