Chapter 1

16.1K 596 40
                                        

'Hah..hah..hah..'

'Capek!'

'Punya abang sialan banget sih udah tau telat di diemin aja bukan di bangunin.
Aaaaaa mampus mampus mampus 5 menit lagi gerbang di tutup. Ya Tuhan gue udah ga sanggup lari!
Punya sohib juga pada gubluq ya gak setia kawan najis samper kek ke rumah ini gak ada yang nanyain satupun. Ingin ku berkata kasar astaga.'

Tiba-tiba sebuah motor melewati gadis yang kerjanya komat kamit sepanjang jalan.

"Eh eh eh stop!" Dia mengejar orang tersebut dan motorpun berhenti tepat di samping gadis itu. Pengemudi membuka kaca dan memperlihatkan raut bingung pada gadis di sampingnya.

"Lo siapa?" Tanya cowok itu.

"Elah dingin amat kaya es, musim panas nih. Lo anak GloryHigh kan?"

"Ya terus?"

"Nebeng gue telat." Tanpa ba bi bu cewek itu naik ke atas motor.

"Lo siapa sih kenal kagak main naik-naik seenak jidat. Turun lo!"

"Lo galak amat sih. Gak mau dapet pahala apa pagi-pagi nolong orang? Please gue telat kita kan satu sekolah pelit amat sih."

"Gak gak gak. Turun sana."

"Najis lo ya sama cewek secantik gue aja sok sok nolak. Liat deh ini tuh udah jam..anjir semenit lagi gerbang di tutup!" Karena kaget dengan pekikan gadis itu, dia pun dengan refleks menjalankan motornya menuju sekolah. Dan tanpa sadar gadis itu memeluk pinggang cowok tersebut.

Sesampainya mereka di sekolah, puluhan pasang mata menatap kaget pemuda yang terkenal anti dengan perempuan tapi saat ini sedang membonceng perempuan.

"Gila ya lo naik motor kaya orang kesambet tau ga. Eh tapi untung pager belom di tutup. Kalo di tutup kan..apa? Kenapa? Kok lo liatin gue nya gitu amat?" Hanna berhenti bicara karena lawan bicaranya menatap tajam ke arahnya.

"Gue bukan tipikal orang yang cuma-cuma ngasih bantuan."

"Ya te..rus? Oh lo minta bayaran?" Hanna merogoh saku untuk mengambil uang tapi gerakannya berhenti karena cowok itu menahan tangannya.

"Gue gak butuh uang lo."

"Terus maunya apa sih? Cepetlah bel tuh udah bunyi tau gak!" Tanpa sadar anak-anak masih memperhatikan mereka. Pandangan kesal, iri dan berharap terlihat dari mata para gadis-gadis Glory.

"Nanti gue pikirin mau gue apa. Masih satu sekolah kan? Gampang lah nyari cewek modelan lo." Cowok itu pergi begitu saja.

'Dasar kandang monyet!' Gerutu gadis itu.

***

"Sst..sst.."

"Bacot lo ah."

"Idih ada yang ngambek nih ye."

"Lo bisa diem gak sih, Bob? Gue tarik lama-lama gigi lo biar tambah maju mau? Hah?"

"Galak amat sih jadi atut. Bobby no like."

"Makin lama bertemen sama lo makin jijik ya Bob sama kelakuan lo."

"Gue kan cuma mau nanya, kok lo bisa tadi pagi berangkat bareng cogan seantero sekolah? Dia kan jutek sama cewek. Lah ini mau-mauan boncengin ketek anoa."

"Minta di bangsatin emang Bob punya sahabat modelan lo."

"Sabar Han sabar. Bob lo kok bacot sih? Pas hamil emak lo ngidam cacing kremi ya?"

Pletak!

"Sakit bego!"

Hanna, gadis itu sudah terbiasa sabar menghadapi ketiga sahabatnya yang kelainan otak. Kadang bahkan sering dia berpikir kenapa ada manusia abnormal macem Bobby, Taehyung dan Rosie.

***

Di lain tempat, sekelompok anak-anak yang sedang ribut di kelas karena jam kosong dan mereka sedang bermain Uno di lantai.

"Lo bisa main gak sih, Hun? Orang ngeluarin +2 tuh ya di bales +2 atau +4 bukan kartu 🚫 tulul. Ya allah pengen banget ngomong kasar ke ini bocah."

"Sabar Jim sabar, istighfar." Jinan mengingatkan Jimin yang hampir gila karena kelakuan Sehun.

"Kan gue bilang gue baru pertama kali main gak bisa, lo masih maksa-maksa gue. Gue main salah gak main salah. Lo pikir enak apa di salahin terus tanpa sebab?" Mereka diam.

"Sehun kenapa anjir?" Bisik Yunhyeong.

"Kook, temen lo serem." Colek Jinan, orang yang di colek hanya diam tidak menanggapi.

"Yang satu stress yang satu kesambet." Kata Jinyoung.

"Siapa stress?" Tanya sehun.

"Lo bego." Geplak Yunhyeong.

"Lo mikirin cewek yang tadi pagi sob?" Tanya Jinan merapat pada Jungkook.

"Jangan deketin." Kata Sehun.

"Kenapa?" Tanya Jungkook penasaran.

"Cewek gamon." Jawab Jimin.

Tiba-tiba seringaian kecil muncul di bibir cowok tampan itu.











Baby // JJK [IDN] ✔Stories to obsess over. Discover now