Pernahkah kau tahu? Tentang rasa. Tentang bahasa. Pernahkah kau merasa? Tentang secuil perhatian dan sepercik rindu. Pernahkah kau membaca? Raut muka yang selaras dengan perasaan. Kata yang berbaur dengan ketidak beranian untuk di ucapkan. Dan perhatian yang mungkin tak pernah kau rasakan. Semuanya dariku. Dari hatiku.
Seharusnya kau sadar bahwa ada seseorang yang selalu mencintaimu dan selalu peduli denganmu walaupun kau selalu menyakiti hatinya. Seseorang itu adalah Aku. Aku selalu mencintaimu dengan caraku sendiri. Memang caraku ini sangat tidak lazim, tapi ini aku.
Meski teman-temanku selalu menasehatiku untuk tidak mempertahankan perasaanku kepadamu. Aku pernah mencoba untuk tidak peduli denganmu, Namun tetap, hatiku selalu berontak. Seolah tak pernah tersakiti, hatiku selalu saja berharap kepadamu yang tak pernah memberi harapan yang pasti. Memang Cinta selalu merenggut kesadaran diri. Tak pernah lelah walau selalu tersakiti.
Aku tak berharap kau membalas perasaanku. Tapi setidaknya kau menghargainya. Sekali saja kau lihat ke belakang. Ada aku disana. Ada aku yang selalu menunggumu melihat ke arahku.
Aku tahu aku salah dengan selalu mengharapkanmu meski tak ada yang memintanya. Aku salah karna menantang perasaanku sendiri untuk tidak membencimu lagi. Dan inilah yang terjadi. Semua perasaan benciku menguap dan tergantikan oleh perasaan Cinta.
YOU ARE READING
[SIL#1] Halfway In Love (HIATUS)
Teen FictionCover by: @Dinda_way18 [BEBERAPA PART DI PRIVATE FOLLOW UNTUK MEMBACA] Jika kita mencintai seseorang, cintailah ia dengan wajar. Karna kita tak pernah tau kapan kita akan membencinya. Tapi, Jika kita membenci seseorang, bencilah ia dengan wajar pula...
![[SIL#1] Halfway In Love (HIATUS)](https://img.wattpad.com/cover/108791657-64-k620313.jpg)