His smile

178 1 0
                                        

Apa ini? Untuk apa aku begini?
Lupakan dia lupakan! hentikan tangisanmu! Wanita bodoh!

Batin ku berteriak, aku memukul kepala ku sendiri.
Hati ku perih sangat perih sangat sesak, aku lihat wajah ku di cermin.

Pagi ini cukup cerah tapi tidak dengan aku, mata ku sembab sisa tangis ku semalam.
Aku bahkan tak mengerti apa yang aku pikirkan tapi yang aku tau hatiku kembali sesak saat mengingat kejadian 3 tahun lalu.

Hari ini adalah hari minggu , tubuhku lelah sekali setelah semalam minum minum dan puas menumpahkan kesedihanku.
Ponsel ini berdering terlalu pagi
"oh god aku lelah, siapa ini " dengan sangat malas ku raih ponsel yang semangat melantunkan lagu shape of you kepunyaan ed shereen!
" iya knapa sa? "
" kamu janji mau gowes bareng aku pagi ini , aku udh di depan apartemen ra"
"Ah sial aku lupa, oke wait"

Liatlah sekarang aku muncul dengan kaca mata transparan yang menutupi setegah wajahku untuk menyembunyikan mata sembab ku.
"Oh kimora what are you doing? "
Tanya sasa yang terlihat heran melihat mata sembabku , aku memang tak pandai menyembunyikan apapun dari wanita cerewet ini.
Maurisha kiara adalah nama lengkap wanita cerewet yang ada di hadapan ku sekarang dia sabahat ku semenjak aku pindah ke kota ini , kota dimana aku berharap bisa melupakan masa lalu buruk ku.

"bukan apa apa sa , kita kemana sekarang? "
"Ya tanpa kamu ceritakan aku tau sebab mata sembabmu, kita akan pergi ke taman di dekat Point3"

"Wanita ini memang sok tau"  batin ku saat dia berlagak seperti peramal saja, ya namun aku setuju untuk bersepeda ke taman, ngomong ngomong Point3 adalah pusat perbelanjaan yang letak nya tak jauh dari apartemen ku.

"Ra kita ke Point3 bentar yuk aku haus banget"
Rengek wanita ini dengan wajah manja khas nya , bibir manyun yang selalu di buat buat tapi tetap saja sasa ini nampak nya cantik dari lahir jadi seperti apapun wajah nya tetap cantik.
"Males ah pergi sendiri aja"
"Ih kok gitu? Yaudah gajadi!
"yayaya deh ayokk duh gitu aja udah bete ah "
Goda ku saat dia mengalihkan pandangan nya ke arah lain.

Aku menaiki sepeda ku menuju ke Point3, tapi antrian di pintu masuk cukup panjang kelihatan nya ada insiden di depan tapi aku tak mau tau.

Aku malah menyelip di samping deretan mobil. Sial sekali ada mobil dari belakang yang tiba tiba  masuk duluan padahal jelas sekali aku yang datang lebih awal. namun Mobil kurang ajar tadi terhalang mobil lain yang sedang mengantri, tapi aku? Aku bebas berjalan lancar di bagian samping. Ntah apa yang ada di pikiran ku, aku tiba tiba mengetuk kaca mobil tadi, dan saat di buka oleh pemilik mobil itu aku malah dengan iseng menjulurkan lidah lalu pergi.

"Oh ya tuhan apa yang aku lakukan" batin ku konyol sekali sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal sama sekali.

Dan aku baru sadar jika laki laki yang ada di dalam mobil   tadi begitu tampan. dan aku? Apa yang aku lakukan? Aku mempermalukan diri ku sendiri, bodoh nya aku.

" hey, ngelamunin apaan sih?"
Sapa sasa yang membuyarkan semua lamunanku.
"gada. Yuk kesana"
Seru ku menunjuk arah tempat minuman.

Author pov

Wanita cantik dengan tinggi yang pas untuk badan ideal  dan pinggang ramping nya kulit nya putih, rambut nya lurus jatuh agak kecoklatan , namun terlihat sangat jelas wanita rupawan ini sedang hancur hati nya , penampilan nya acak acak dengan mata indah nya yang terlihat sembab pagi ini.

Dia masih memakai baju tidur nya dengan malas ia melangkahkan kaki nya menuju kamar mandi dan melihat bayangan diri nya di cermin , lalu telefon berdering dan dengan malas dia menjawab panggilan dari sahabat nya .

Pagi ini dia berencana akan pergi ke taman dan melepas penat disana.

Wanita ini memiliki kebiasaan yang sedikit jahil dan periang tapi itu dlu saat tahun ke 3 perkuliahan nya. Namun sifat periang nya jadi tertutup saat ia mulai mengalami kejadian buruk yang tidak pernah ia bayangkan dalam hidup nya 3 tahun yang lalu.

Hari ini dia memakai legging hitam dengan atasan crop top berwarna dongker lengkap dengan sepatu putih yang melekat cantik di kaki indah nya , wajah nya yang sangat khas oriental itu membuat siapapun yang melihat nya akan jatuh hati.

Kimora felisya nama lengkap nya, dia adalah gadis dengan pembawaan yang sangat sangat cuek kecuali dengan orang orang terdekat nya.

Pagi ini saat bersepeda dengan jahil nya saat mengantri di depan Point3 ia dengan iseng nya mengetuk kaca mobil yang tdk ia kenal , namun sial nya yang ada di dalam mobil itu adalah lelaki tampan yang terlihat cukup sukses dengan pekerjaan nya bisa di lihat dari mobil yang ia pakai.
Lelaki tampan itu duduk santai di dalam range rover hitam milik nya .

Nampak nya laki laki itu sama sekali tak merasa terusik saat kimora mengetuk kaca mobil nya hanya untuk menjulurkan lidah tanda mengejek nya . laki laki itu malah penasaran dengan kimora yang membuat nya kini memikirkan sosok cantik nya.

Laki laki itu melangkah ke dalam Point3 dan menyuruh sabahat nya sekaligus tangan kanan nya di perusahaan nya untuk mencari kimora.

Kimora pov

Lega rasa nya setelah menegak semua minuman ini sampai habis. Namun sasa dengan sangat menjengkelkan bukan nya pulang dia malah asik belanja.

Aku benar benar kesal dan memilih duduk di tempat permainan anak anak di sini.
Oh ya aku hampir lupa menceritakan diri ku sendiri nama ku kimora felisya, teman teman ku biasa memangil ku mora, aku tinggal di aussie. tentu nya aku bukan penduduk asli di sini.

Aku adalah warga negara  indonesia asli hehehe,  Dan sasa sahabatku juga satu-satu nya teman ku yang sama sama berasal dari indo di sini.

Aku tinggal di aussie sejak 3 tahun lalu setelah kelulusan ku , disini pun sekarang aku sedang bekerja sebagai designer dan juga menyelesaikan pendidikan S2 ku di salah satu university yang cukup ternama di perth.

Ya aku tinggal di aussie tepat nya di perth ,dulu aku sempat tinggal di sydney namun aku pindah ke perth agar lbh dekat dengan kampus ku. Aku satu kampus dengan sasa bahkan satu kelas.

"Pulang yuk"
Suara sasa mengagetkan ku saat aku sedang sibuk mengecek ponsel ku melihat agenda ku esok pagi.

Akhir nya aku dan sasa pulang ke apartemen , oh kalian harus tau dan sial nya aku dan sasa tinggal di apartemen yang sama dan kamar nya berhadapan dengan ku.

Sekarang kalian pasti bertanya tanya kenapa tadi pagi dia bisa ada di depan apartemen? Bukan nya nongol depan kamar? Ya seperti biasa setiap pagi pagi sekali pada hari minggu dia akan pergi ke tempat dimana kita bisa melihat sunrise di pagi hari . yah kurang lebih seperti menara yang sengaja di buat untuk hal itu mungkin, karna kebanyakan orang menghabiskan waktu subuh sampai pagi nya disana untuk menunggu sunrise.

Sesampai dikamar ku rebahkan tubuh ku  yang terasa sangat2 lelah di sofa di depan tv. ya aku sangat sangat malas mandi aku hanya ingin bermalas malas an dan menonton acara tv pagi ini. Ya ini masih pagi karna jarum jam sudah menunjukkan pukul 10.20 am.














Hai hai(^.^)
Ini adalah cerita pertama yang aku tulis di wattpad , semoga kalian suka sama cerita nya
Kalo banyak yang vote aku lanjutin dengan secepat kilat cerita nya(^.^)

Maaf untuk typo yang bertebaran di mana mana.

PetrichorStories to obsess over. Discover now