Gugup!. Itulah yang Risti rasakan waktu pertama kali melangkah di pintu masuk SMA. Ya.. gadis yang biasa disapa Risti itu nama lengkapnya ialah Ristia Agustina.
Risti merupakan salah satu murid yang baru saja lulus dari bangku SMP dengan nilai yang memuaskan dan ia kini memasuki bangku SMA untuk kelanjutan pendidikannya. Rasa tak percaya kini menyelimuti hatinya, bahwa kini ia benar2 menjadi seorang remaja.
Ketika sudah memasuki gedung SMA, Ia mulai memutar bola matanya sembari tersenyum karna melihat lingkungan di sekolah ini ternyata sangat hijau dan asri. Sekali-kali ia juga melirik orang2 yang berlalu lalang tanpa memperdulikannya. Sejenak kemudian ia hanya terpaku diam. Tiba2 "woy, kalau ngalamun jangan dijalan dong" ucap orang itu dengan nada yang agak keras. Ya...benar saja ia kini sedang melamun karna ia benar2 sedang sendiri.
Risti pun tersontak kaget saat mendengar seseorang yang memberinya peringatan untuk minggir. Dan Risti pun langsung mengangguk kecil dan berkata "maaf.." meski lirih namun orang itu masih bisa mendengar kata maaf itu. Namun orang itu hanya membalas dengan acungan jempolnya.
Setelah orang itu berlalu pergi, Risti kembali mematung di tempatnya kini yang sudah berbeda dari posisi awalnya tadi. Yaa.. tadi Risti memang sedang berdiri di tengah jalan dan sekarang ia duduk di kursi dihalaman depan gedung.
Namun untuk kedua kalinya ia dibangunkan lagi dari lamunannya ketika....
"Hai.." sapa dari salah seorang dikerumunan yang kian ramai disekitarnya.
"Ehh iya, hai juga", balas Risti dengan seulas senyum.
Orang yang tadinya menyapa Risti juga ikut tersenyum tipis dan berkata "Lo kenapa melamun?? Ohh iya, kenalin gue Novian B.E. Biasanya sih di panggil cempluk" balas Novian dengan ucapan yang rada ngasal juga nada jailnya lalu ia tertawa geli saat sadar apa yang ia katakan barusan.
Risti pun ikut tersenyum dan tertawa kecil.
"Kamu lucu ya" jawab Risti dengan masih tertawa.
Lalu berkata lagi, "aku Risti. Tadi aku ngalamun karna aku ga punya temen yang aku kenal disini dan aku ga berani ngajak kenalan duluan.. eh tapi untungnya ada kamu" ucap Risti sambil tersenyum ramah pada Novian.
Novian pun membalas senyumannya.
"Ohh jadi ceritanya gue yang pertama jadi kenalan lo disini nih.. ciiieee... yang pertama.." balas Novian dengan nada seperti menggoda. Benar saja ia kini sedang menggoda teman barunya itu.
Memang Novian tipe cewe yang suka jail, sifatnya yang lucu, dan tak jarang juga ia suka menggoda sahabat cewe nya, meskipun itu baru ia kenal.
"Hihihi, iya kamu memang yang pertama yang aku kenal disini" balas Risti yang masih cekikikan mendengar ucapan Novian tadi.
"Anak ini kayanya orangnya lucu deh pasti seru kalau bisa sahabatan sama anak yang seperti ini juga." Batin Risti.
"Yaa kan gue bener. Haha.. oke kalau gitu salam kenal ya. Semoga kita jadi temen baik.
Oh ya. Kamu ga masuk kedalam???" Tanya Novian.
"Ok salam kenal juga ya..
ini baru mau masuk. Mau barengan nggak mpluk???" Ajak Risti dengan candaannya.
Novian pun mengerinyitkan dahinya dan memanyunkan bibirnya. "Ihh lo mah gitu ya ternyata, tadi nama cempluk itu cuma candaan kali. Bukan nama panggilan asli gue." Balas Novian dengan nada kesal.
"Haha.. iya sorry2 deh ya.. abisnya kamu lucu sih nov. Yaudah yuk masuk bareng aku" ajak Risti.
Tanpa menjawab ajakan Risti, Novian pun langsung menarik lengan Risti dan menggandengnya untuk masuk bersama.
Mereka memang baru kenal. Tapi, mereka sudah merasa sangat akhrab antara satu sama lain. Terlihat dari cara mereka ngobrol yang terlihat sangat enjoy dan obrolan pertama mereka, bisa membuat mereka sama2 tertawa lepas dengan candaan2nya.
****
Setelah beberapa jam kemudian, akhirnya mereka berjalan keluar gedung bersama, dengan senyuman lega karna mereka baru saja selesai daftar ulang di SMA Tunas Bangsa ini. Sebelum pulang mereka sama2 ingin mengamati halaman sekolah yang akan mereka tempati nantinya. Kini mereka memilih untuk duduk di kursi halaman depan sekolah.
