"Ma..bulan gamau keluar ma..kalo mama usir bulan, bulan tinggal dimana ma?? Hiks..ma bulan gamau jadi gelandangan ma..Hiks"kata bulan kecil sembari terisak.
"Keluar kau dari sini! Dasar anak pembawa sial! Aku gak butuh anak bodoh sepertimu! Pergi!"kata via (mama bulan) sembari menjambak rambut indah bulan.
Via mendorong Bulan yang sedang menghapus airmatanya yang terus mengalir. Dengan posisi seperti itu Bulan tersungkur ke keramik teras rumahnya dan menyebabkan sebuah benturan. Benturan yang keras itu memang tak menghasilkan darah, namun berhasil membuat kening Bulan membiru.
Via yang sudah mulai muak dengan tangisan bocah didepannya itu segera meninggalkannya dan masuk kerumah. Suara dari pintu yang dibanting keras oleh Via membuat Bulan sedikit terlonjak.
Bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan sekarang? batin Bulan.
Dengan langkah yang sedikit sempoyongan Bulan berusaha meraih pintu putih besar didekatnya dan mengetuknya.
"Maa! Hiks.. Aku akan melakukan apapun untuk Mama! Tapi tolong jangan usir aku Ma.. Mamaa!"teriak bulan memohon.
Via yang telah berjalan memasuki ruang tamu menghentikan langkahnya saat mendengar teriakan Bulan. Ia mulai memikirkan ide licik yang akan ia jalankan.
Setelah memikirkan ide liciknya,via membuka pintu rumahnya.
Tak lupa dengan seringai liciknya.
"Oke kalau kau masih mau tinggal sama aku! Kerja sana! Cari uang yang banyak!aku gak perduli bagaimana caramu mendapatkan uang itu! Tiap bulan aku minta hasilnya"kata via.
Setelah via mengatakan itu,bulan terlihat berpikir keras.
Disatu sisi bulan ingin menerimanya, karna dia bisa tinggal lagi dirumah itu.
Disisi lain dia bingung harus berkerja apa untuk mendapatkan uang yang banyak.
Dengan banyak keraguan akhirnya bulan pun menerima tawaran itu.
"Iya ma iya bulan bakal kerja biar dapat uang yang banyak untuk mama"kata bulan.
"Okee bulan depan aku tunggu hasilnya!"kata via sembari menutup kuat pintu rumahnya.
Baru saja bulan ingin melangkahkan kakinya kedalam rumah tersebut.
Namun terhalang oleh suara bariton khas laki laki.
~•~••~•~
26 Februari 2017.
YOU ARE READING
BULAN
Teen Fiction~Bulan Aprillia~ Gadis lugu,cantik nan baik yang memiliki hidup bahagia namun setelah ayahnya pergi mamanya berubah menjadi seorang yang tempramental dan sering main fisik kepada bulan. Paling anti sama yang namanya bintang. Bintang Cowo blasteran...
